Di Malang Ada Yayasan Islam Nusantara Utama Berdiri di Daerah Terpencil

0
133

KABUPATEN MALANG | Pada 20 Muharram 1440 H, Kamis (20/9) kemarin ketua GP Ansor Kabupaten Malang meresmikan pendirian Yayasan Islam Nusantara Utama (YNU) di Dusun Sumbergentong Desa Klepu Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Peresmian yayasan ini di isi dengan kegiatan pengajian dan santunan yatim piatu. “Yayasan ini didirikan untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat didaerah terpencil yang masih minim atas pelayanan pendidikan,” ungkap cak noel sapaan akrab Ketua GP Ansor Kab Malang.

Yayasan tersebut sementara menangungi TPQ DARUL QURAN yang memberikan pelayanan pendidikan Alquran, “Kita berharap satu tahun kedepan sudah berdiri Madrasah Diniyah DARUL QURAN di yayasan ini. Juga akan kita kembangkan dengan mendirikan SD Islam,” imbuhnya.

Dia berharap bahwa yayasan ini tidak sekedar bergerak dibidang pendidikan, tapi juga melakukan pemberdayaan masyarakat sekitar dengan memberikan peningkatan pengetahuan bagi masyarakat dan meningkatkan keterampilan masyarakat baik dari sisi pengembangan ekonomi dan lainnya.

Husnul Hakim Syadad (Kiri) Ketua Ansor Kab Malang

Hal ini ia lakukan karena keprihatinan terhadap kondisi masyarakat didaerah terpencil yang masih sulit dalam mengakses pendidikan khususnya pendidikan agama.

“Pesantren juga jauh dari daerah ini, sehingga ketika akan memondokkan anaknya, masyarakat butuh biaya yang lumayan besar. Maka dengan adanya yayasan ini, kita berharap dapat memberikan pelayanan pendidikan yang baik dan berkualitas dengan biaya terjangkau dan bahkan gratis,” terang Cak Noel yang juga sebagai ketua yayasan.

Insyaalloh, kata dia, pada bulan Nopember ini akan dimulai pembangunan gedung untuk tempat pendidikan, kami mohon doa restunya agar lancar dan segera dapat memberikan pelayanan pendidikan bagi anak-anak disini,” pungkasnya.

Kegiatan peresmian yayasan tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat dan sekaligus memberikan dukungan atas pendirian yayasan tersebut. Sedangkan tausiyah dalam acara tersebut disampsikan oleh KH.M. Hammim Kholili, MA dari pondok pesantren Raudlatul Ulum Putukrejo Gondanglegi. (Yahya).

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here