Wis Kompak Lewat Nasi Bungkus Ajak Bangun Kepanjen

0
430
Saat bagi nasi bungkus yang dilakukan komunitas WIS KOMPAK

KABUPATEN MALANG  |  Sebagai warga yang baik tidak hanya berpangku tangan atau hanya mengkritisi, pembangunan yang ada di wilayahnya. Namun juga secara langsung ikut terlibat dalam pembangunan, meski hanya sebatas dalam menjaga kebersihan dan ketertiban. Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh, Iwan, salah satu anggota Wahana Interaksi Sosialmedia Komunikasi Program Aksi dan Kreasi (WIS KOMPAK), Jumat (19/10).

Komunitas yang beranggota dari berbagai unsur masyarakat tersebut, selain bergerak dalam bidang sosial juga ikut terlibat secara langsung dalam keberhasilan pembangunan yang ada di wilayahnya khususnya kecamatan Kepanjen. Meski yang dilakukan itu hanya menciptakan suasana nyaman, aman, tertib dan bersih, bukan pada kegiatan pembangunan fisik.

Pada awak media, Iwan, menjelaskan saat ini anggota WIS KOMPAK sebanyak 84 orang, yang berasal dari berbagai elemen seperti TNI, Polri, pedagang, PNS, tukang potong rambut dan pekerja atau buruh pabrik, serta komunitas Arek Kepanjen. “Karena anggotaan komunitas ini tidak membatasi siapa yang mau silakan bergabung, yang penting se misi dan visi yaitu soaial,” kata Iwan.

Karena selama ini, lanjutnya, sudah hampir 2,5 tahun berdiri, kegiatan yang kami lakukan seluruhnya sosial mulai dari bedah rumah, membiayai pada orang yang tidak mampu saat menjalani pengobatan atau perawatan di rumah sakit. Disamping terlibat secara langsung dalam keberhasilan kecamatan Kepanjen dalam segala bidang, dengan mengajak masyarakat Kepanjen ikut secara langsung terlibat dan mendukung seluruh kegiatan yang ada di Kepanjen. “Kegiatan yang kami lakukan tidak seluruhnya sosial tapi juga mengajak warga jepanjen untuk mendukung pembangunan yang ada di sini,” paparnya.

Secara terpisah Abai Saleh, selaku pelindung dari WIS KOMPAK menyatakan, pohaknya sangat mendukung setiap kegiatan yang dilakukan oleh komunitas, sebab apa yang dilakukan semuanya positif.Mulai dari berempati pada sesama yang kurang beruntung, dengan melakukan bedah rumah, kegiatan sosial yang dilakukan setiap hari jumat dengan membagikan nasi bungkus.

Hal itu merupakan perwujudan dari rasa sosial pada sesama, meski secara bersama menyisihkan sedikit rejeki yang didapat, dengan membagikan nasi bungkus yang setiap minggunya rata-rata 180 bungkus. “Mereka tidak hanya membagikan pada mereka seperti tukang becak, tukang parkir, Anjal, tukang angkut sampah, ” ujar, Abai.

Camat Kepanjen itu juga mengutarakan, yang terpenting sosialisasi yang dilakukan komunitas itu, dimana mereka pada setiap orang yang diberi nasi selalu berpesan agar selalu menjaga kebersihan, ketertiban dan keamanan. “Kegiatan tersebut disamping bersosialisasi juga sebagai ajang silaturohmi antara konunitas dan warga Kepanjen yang ada di Jalan atau wilayah kota Kepanjen,” tegas Abai Saleh.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here