Pernyataan Sikap Ansor Malang Raya Atas Pembakaran Bendera di Garut

0
296
Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Husnul Hakim Syadad.

KABUPATEN MALANG | Menyikapi perkembangan kasus pembakaran bendera organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang dilakukan oleh anggota  Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Garut Jawa Barat, pada 22 Oktober 2018. Gerakan Pemuda (GP) Ansor Malang Raya melalui ketua GP Ansor Kabupaten Malang Husnul Hakim Syadad menyatakan sikap.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan Cak Nuel panggilan akrab Ketua GP Ansor Kabupaten Malang kepada matamedia.co.id saat ditemui di ruang kerjanya. Kamis (25/10/18).

Ada tujuh (7) poin dalam pernyataan sikap GP Ansor Malang Raya, diantaranya:

  1. Diminta semua pihak menjaga agar Malang Raya tetap kondusif dan semua unsur bergandengan tangan menjaga keamanan wilayah.
  2. Mengimbau semua komponen masyarakat untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh berbagai isu yang dimunculkan di media massa maupun di media sosial yang berpotensi memecah belah persatuan anak bangsa
  3. Meminta dengan tegas agar Kepolisian menindak tegas segala bentuk upaya provokasi yang menggunakan isu pembakaran bendera HTI di Garut sebagai pemantik tema.
  4. Membubarkan segala bentuk aksi massa yang mendompleng kejadian pembakaran bendera HTI yang bertujuan mengadu domba umat Islam dengan isu yang bernuansa politik dan SARA.
  5. Meminta agar masjid sebagai rumah  umat Islam dibersihkan dari segala praktik politik maupun sebagai sarana konsolidasi gerakan yang mendukung kebangkitan organisasi terlarang HTI dan sel-sel tidurnya.
  6. Menghimbau agar semua pihak mengintensifkan patroli siber dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan konten yang bernuansa provokasi dan mendukung bangkitnya HTI sebagai organisasi terlarang.
  7. Semua ormas yang memiliki gerakan paramiliter agar bersatu padu dan membentengi wilayah masing-masing dari tumbuhnya gerakan radikal dan gerakan yang ingin merongrong keutuhan NKRI.

Pernyataan sikap tersebut, kata dia, dimaksutkan agar negara kita pada umumnya, Malang Raya khususnya, harus tetap kondusif. (Yahya).

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here