e-Sempurna Program Baru DLH Layani Persampahan

0
88
Ir. Renung Rubiartadi, Kabid Pengelolaan Sampah dan limbah B3, DLH kabupaten Malang, saat menjelaskan cara kerja aplikasi e-sempurna

KABUPATEN MALANG  |  Memang tidak bisa dipungkiri dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (IT), akan mempengaruhi pula teknik pelayanan terhadap publik. Demikian pula yang dikembangkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Malang, guna meningkatkan pelayanan persampahan sekarang ini sudah berbasis IT.

Penggunaan IT yang di juluki e-Sempurna sebagai langka menuju, profesionalisme, yang dilakukan DLH dalam menangani persampahan yang ada di wilayah kabupaten Malang. Dengan penggunaan aplikasi e- sempurna ini dapat secara langsung, melakukan pemantauan terhadap kondisi sampah yang ada. “Kami bisa secara langsung memantau laporan baik dari maupun petugas akan kondisi sampah pada titik tertentu,” terang, Ir. Renung Rubiartadi, Kabid Pengelolaan Sampah dan limbah B3, DLH kabupaten Malang, Rabu (31/10).

Renung, juga ungkapkan e-Sempurna adalah sebuah aplikasi pelayanan terpadu yang nantinya akan dioperasikan melalui “Command Centre” DLH kabupaten Malang. Dalam aplikasi e-Sempurna terdapat 6 layanan sesuai bidang yang ada di DLH. Seperti e- Manajemen IKPLHD ( Indeks Kualitas Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah), e-Dumas (Pengaduan Masyarakat), e-Data (Update data lingkungan hidup), e-Sampah (Revitalisasi pengelolaan persampahan), e-Kuling (Normalisasi kualitas lingkungan hidup) dan Atasi Masalah Lingkungan Hidup Secara Paripurna.

“Aplikasi ini terlahir dari inspirasi dengan terahinya penghargaan Nirwasita Tantra pada tahun 2017 lalu,” kata, Renung.

Dengan adanya aplikasi ini nanti masyarakat, bisa secara langsung melakukan pengaduan pada DLH. Dimana masyarakat langsung memotret kondisi sampah yang dibuang secara liar, dengan menggunakan ponsel yang menggunakan aplikasi open camera.

Karena dengan aplikasi open camera, hasil jepretannya akan terdapat titik kordinat dimana foto itu diambil. Sehingga pihak DLH bisa secara langsung melakukan pemantauan dengan menggunakan aplikasi e-sempurna, disamping itu petugas secara langsung menuju lokasi titik sampah terlapor. “Dengan begitu masyarakat juga berperan aktif untuk menciptakan kondiai lingkungan yang bersih dan sehat,”urai, Renung.

Bahkan dengan aplikasi ini bisa secara langsung, memantau baku mutu air jika terjadi pencemaran. Namun semua itu menuntut peran aktif masyarakat, dalam menjaga lingkungan baik pencemaran sampah maupun pencemaran yang terjadi pada sungai. Dengan begitu DLH segera merespon untuk menyelesaikan masalah yang ada lebih cepat. “Begitu ada laporan masuk, akan kita verikasi, kemudian tim akan menuju ke lapangan sesuai dengan koordinat yang ada, selanjutnya dilakukan identifikasi masalah, dan memecahkan bagaimana solusi penyelesaianya,” tegas, Renung.

Perlu diketahui aplikasi e-sempurna, program yang diklaim baru pertama kali ada di Indonesia memang masih dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan, namun jika nantinya berjalan semua pihak akan diuntungkan dengan adanya aplikasi ini. “Saat ini masih proses pengembangan, untuk launching akan dilakukan bulan Desember 2018,” tandas, pria alumnus Institut Teknologi Surabaya itu.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here