Jika Sanusi Jadi Bupati, Golkar Siapkan Calon Wabub

0
239
Kepala Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo

KABUPATEN MALANG  |  Terjadinya perubahan kepemimpinan daerah di Kabupaten Malang, dengan ditunjuknya Wakil Bupati Malang, Drs.M.Sanusi sebagai Pelaksana Tugas (plt) Bupati Malang, membuat partai politik pengusung pada Pilkada 2015 bersiap diri untuk mempersiapkan Wabup pengganti, sebagaimana diungkapkan Kepala Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo, Selasa (6/11).

Sebagaimana diketahui pada Pilkada 2015, Partai Golkar, PKB, NasDem, Gerindra dan Demokrat mengusung Dr.H.Rendra Kresna dan Drs.H.M. Sanusi sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang akhirnya memenangkan Pilkada 2015 dengan perolehan suara mencapai 51,6% atau 605.817 suara.

Namun ditengah perjalanan Rendra Kresna sebagai Bupati Malang terjerat masalah dan ditetapkan statusnya menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Untuk mengisi kekosongan jabatan, maka Sanusi sebagai Wabup diangkat menjadi Plt. Bupati Malang. Rendra sendiri hingga sejauh ini masih menjalani proses penyidikan dan ditahan oleh KPK.

Menanggapi perkembangan yang ada, sebagai salah satu partai pengusung, Golkar berancang-ancang untuk mencalonkan salah satu kadernya untuk menjadi Wabup, jika nanti Sanusi diangkat secara definitif menjadi Bupati Malang. “Tentunya kita saat ini harus mengedepankan proses asas praduga tak bersalah dan mengikuti proses hukum yang berjalan, sampai ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap,” terang Kusmantoro Widodo.

“Tapi jika nantinya sesuai dengan aturan dan Undang-Undang yang berlaku, Wabup diangkat menjadi Bupati secara definitif, sebagai partai pengusung kita harus bersiap mencalonkan salah satu kader terbaik kita untuk mengisi posisi Wabup yang baru,” imbuh, Kusmantoro.

Namun saat didesak siapa kader terbaik itu, pria asal Singosari ini enggan membukanya. “Kita tetap harus berkoordinasi dengan DPW dan DPP,”kata, Kabid OKK DPD Partai Golkar.

Mengenai komunikasi dengan partai pengusung lainnya, aktivis perburuhan ini mengaku jika selama ini komunikasi yang terjalin berjalan cukup baik. “Jika ada gesekan itu hal yang wajar dalam politik, secara kelembagaan dan individu komunikasi sesama partai pengusung cukup baik,” tegas, Kusmantoro.

Berlainan dengan Partai Golkar, Partai NasDem melalui Ketua Dewan Pembina DPW Partai NasDem Provinsi Jawa Timur, Moch.Geng Wahyudi, enggan berkomentar banyak terkait wacana suksesi kepemimpinan di Kabupaten Malang. “Itu jangan dulu dibicarakan sekarang, kami saat ini fokus pada penyelesaian masalah yang terjadi, mari kita kedepankan dulu asas praduga tak bersalah,” jelas, Geng.

Saat didesak lebih jauh Geng, tak menampik jika masalah pergantian posisi Wabub memang sudah dipikirkan, yang jelas secara kepartaian pasti Partai Nasdem akan menyiapkan kader terbaiknya, namun kita menunggu waktu yang tepat dalam menentukan sikap dan tentu semua melihat perkembangan kasus dan politik yg ada serta kebijakan partai lebih lanjut.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here