Saksi Ahli: Rekaman Anton dan Nanda Tidak Bahas Uang Pokir

0
192

SURABAYA |  Sidang Dugaan Kasus Suap APBD Perubahan Tahun 2015 kembali digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya pada (5/11). Saksi yang dihadirkan pada sidang kali ini adalah saksi ahli dari pakar bahasa Prof. Dr. Mudjia Rahardjo.

Dalam kesempatan itu Prof. Dr. Mudjia Rahardjo menganalisa hasil teks tertulis dan rekaman pembicaraan antara mantan Anggota DPRD Kota Malang, Ya’qud Ananda Gudban dan Mantan Wali Kota Malang, HM Anton.

Rekaman tersebut pernah diputar oleh Jaksa Penuntut Umum pada saat sidang beberapa waktu dan dijadikan dalih oleh jaksa jika Yaqud Ananda Gudban membahas uang bersama dengan Anton.

Berdasar hasil analisa Prof. Dr. Mudjia Rahardjo, alat bukti berupa rekaman percakapan antara Yaqud Ananda Gudban dan Anton, tidak membahas soal uang sama sekali melainkan membahas soal jadwal paripurna.

“Berdasarkan analisa saya terhadap hasil teks tertulis dan diperdengarkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di persidangan antara Yaqud Ananda Gudban dan Anton itu sama sekali tidak berbicara tentang uang, namun berbicara tentang jadwal paripurna,” kata Prof. Dr Mudjia Rahardjo dalam kesaksiannya.

Dihadapan majelis hakim, ia menjelaskan jika maksud Yaqud Ananda Gudban dalam percakapan itu dengan kalimat menginginkan proses pembahasan APBD agar segera disahkan adalah agar rencana dan jadwal yang ada di DPRD Kota Malang tidak terganggu.

“Setelah saya analisa dengan menggunakan metode, maksud Yaqud Ananda Gudban agar APBD segera di sahkan adalah agar proses kedewanan lainnya yang telah terjadwalkan tidak terganggu, bukan masalah uang pokir,” beber dia.

Prof. Dr. Mudjia Rahardjo dalam menganalisa rekaman percakapan dan salinan percakapan tertulis dengan menggunakan metode “konsistensi”. Dimana Prof. Dr. Mudjia Rahardjo melihat konsistensi Yaqud Ananda Gudban dalam percakapan dengan Anton yang hanya membahas perihal jadwal dan tidak menyebut uang sama sekali.

“Salah satu metode yang saya gunakan untuk menguji kebenaran analisa pembicaraan tersebut adalah dengan metode Konsistensi. Saya menyimpulkan secara utuh bahwa Yaqud Ananda Gudban sangat konsisten sejak awal pembicaraan hingga akhir yaitu berbicara tentang jadwal,” pungkasnya.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here