Ayam Bakar Bu Moetadji Masakan Jawa Legendaris

0
361

KABUPATEN MALANG  |  Jika anda berkunjung keluar kota, tepatnya ke Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, sempatkanlah mampir di warung ‘Ayam Bakar Bu Moetadji, rasa ayam bakar dengan cita rasa legendaris yang berbeda akan anda temui, di warung Ayam Bakar Bu Moetadji yang sudah ada sejak 1985.

Berada dipinggir jalan raya Malang-Blitar, tepatnya 500 meter dari Pasar Ngebruk dari arah Malang atau sebelum Polsek Sumberpucung jika dari arah Blitar. Ayam Bakar Bu Moetadji buka mulai pukul 10.00 sampai 22.00. Salah satu pengunjung Diah Ayu Dinda yang berasal dari luar kota, usai menyantap sajian Ayam Bakar Bu Moetadji berkomentar, jika rasa bumbunya meresap sampai ke dalam daging.

“Ayam bakarnya enak, bumbunya sampai meresap, biasanya bumbu hanya menempel di kulit. dan ini tidak ada ‘bau ayam’ yang biasanya muncul, recommended banget deh, apalagi harganya tidak mahal, tempatnya juga cozy,” ujar, Dinda.

Menurut Agung Baskoro (47), putera dari Bu Moetadji yang merupakan pemilik warung Ayam Bakar Bu Moetadji, mengungkapkan, yang membuat rasa berbeda dari ayam bakarnya adalah resep yang digunakan.

“Kami tetap mengunakan resep keluarga dari Ibu saya yang sudah berjualan ayam bakar sejak tahun 1985, tidak ada perubahan baik bumbu maupun cara pengolahan ayamnya, sehinga kami berani menjamin untuk rasanya pasti berbeda dengan ayam bakar yang pada umumnya,” terangnya.

Bapak dua orang putera ini menambahkan, agar rasa ayam bakarnya tetap terjaga, Ayam Bakar Bu Moetadji selalu mengunakan ayam jawa segar. “Memang kami mengunakan ayam jawa, namun jangan khawatir, tidak akan ada lemaknya, dan ayam yang kami gunakan ayam segar, bukan ayam yang di es,” ungkap Agung.

Dengan harga yang terjangkau, Rp 15 ribu untuk satu porsi ayam bakar, lengkap dengan nasi, sambal dan sayuran, pelanggan Ayam Bakar Bu Moetadji, rata-rata adalah para ‘pelangan lama’.

“Kebanyakan memang adalah pelanggan lama ayam bakar Ibu saya dahulu, mungkin mereka kangen dengan rasa ayam bakarnya, sekarang banyak dari mereka yang datang langsung kesini. Tapi pengunjung dari luar kota, juga banyak, apalagi kalau Sabtu dan Minggu,” jelas, pria yang lama berprofesi sebagai jurnalis.

Memang cita rasa Ayam Bakar Bu Moetadji yang mengunakan racikan bumbu tradisional tak lagi diragukan kelezatanya, hinga Gurbenur Terpilih Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyempatkan diri mampir menikmati sajian Ayam Bakar Bu Moetadji, saat kampanye silam. “Saya juga kaget waktu itu, Bu Khofifah kok mau mampir ke warung saya,” kata Agung Baskoro sambil tertawa.

Untuk lebih memanjakan pelanggan, ke depan menu yang disajikan Ayam Bakar Bu Moetadji akan lebih beragam. “Menu spesial tentu ayam bakar, namun kami juga ingin menambah menu seperti ayam goreng bacem, bebek goreng bacem dan bebek bakar. Untuk rasa silahkan dibuktikan nanti,”pungkas, Agung Baskoro.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here