Metro FC  Memasuki Zona “Sekarat”

0
263
Manajer Metro FC, Ir Bambang Suryo (BS).

KABUPATEN MALANG  | Metro FC sekarang dalam kondisi kritis. Ibarat sakit kanker, sudah masuk stadium empat. Sangat parah. Stok dana boleh dibilang nyaris habis. Menunggak bayar tiga bulan gaji pemain dan pelatih. Parahnya lagi, manajer lama tidak bertanggung jawab. Manajemen sekarang yang “ketiban sampur” (menanggung beban masalah).

Demikian fakta ihwal Metro FC yang diungkapkan oleh Ir Bambang Suryo (BS) kepada jurnalis Matamedia, Kamis (22/11). Fakta lain, ia sebutkan,  “macth fee” dari Piala Indonesia belum keluar sepeser pun. “Sekarang, ya bagaimana pun saya, Bos Ketua serta Wijo Setyono harus berusaha, tapi belum ada tanda-tanda yang oke,” kata BS.

Ia menambahkan, dirinya tidak menyalahkan siapa pun. “Hal yang saya sesalkan kelakuan manager lama,  Reza, yang lari dari tanggung jawab. Apalagi ini mau 32 besar di Kediri,” tandasnya.

Dalam kondisi kritis tersebut, ia berharap perjuangan seluruh pemain Metro FC jangan sampai terpatahkan. “Saya terus berusaha agar bisa halan terus. Exco dan Wakil Ketua PSSI  Kabupaten Malang hanya bisa ramai di belakang, tapi tidak ada solusinya,” imbuhnya dalam nada kecewa.

Ia juga berharap, Janganlah hanya bicara di belakang tanpa memberi solusi. Ia pertegas, para pemain Metro FC mayoritas  juga anak-anak Kabupaten Malang.

“Tolong, ini demi talenta-talenta muda yang ada di Metro FC. Saya kasihan melihat Boss Ketua PSSI Kabupaten Malang yang sudah optimal,” tutur BS.

Ia.berharap,  semoga dengan adanya “kasus” tersebut para pihak yang terkait dan berkompeten mau memperhatikan kondisi objektif Metro FC sekatang yang di ujung sekarat. (Yahya).

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here