OPD Jangan Hanya Copy Paste Program Permintaan DPRD

0
39
Drs. Hari Sasongko Ketua DPRD kabupaten Malang

KABUPATEN MALANG  |  Terkait munculnya kasus stunting menjelang HUT Pemkab Malang ke 1258 Kabupaten Malang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta agar Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) serius menjalankan program sesuai yang direncanakan. Hal itu seperti yang disampaikan oleh Drs. Hari Sasongko Ketua DPRD kabupaten Malang, Rabu (28/11).

Ketua DPRD, cukup prihatin dengan banyaknya kejadian, yang tidak diduga sebelumnya. Disela-sela kegiatan persiapan Sidang Paripurna, kepada awak media Hari menilai dalam setahun terakhir ini banyak kejadian yang cukup menguncang kabupaten Malang, “Setahun ini banyak terjadi kasus di kabupaten Malang, salah satunya stunting yang angkanya begitu drastis,” urai, Hari Sasongko.

Dengan banyaknya kasus yang menyita perhatian publik, sebagai Ketua DPRD dirinya meminta pada OPD agar bisa meningkatkan kinerjanya. mereka kuga mengedepankan konsistensi dalam membuat perencanaan sampai pelaksanaan kegiatan harus memakai tolak ukur pencapaian. Hal itu bisa dilakukan triwulan dievaluasi atau bisa jadi tiap bulan.

Dengan adanya evaluasi rutin, menurut Hari, bagaimana target capaian program OPD bisa terpetakan, jika ada kelemahan bisa langsung diperbaiki. Banyaknya capaian yang kurang maksimal dari OPD, menjadi sorotan tersendiri bagi DPRD Malang.

“Karena saya lihat banyak yang sekedar melakukan tanpa target, target itu kan ada target setahun, ada target lima tahun sesuai RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah-red). Kami harap di lima tahun RPJMD semua target-target itu bisa terpenuhi,” ungkap Ketua DPRD.

Lebih lanjut pria yang menjabat Ketua DPRD selama dua periode, menyatakan dalam proses administrasi negara jajaran OPD harus bisa merumuskan perencanaan dan kebijakan, tidak sekedar copy paste program. “Karena dalam RPJMD ada beberapa tahapan, tahap satu mencapai apa, dua mencapai apa, inilah yang tidak bisa dilakukan lewat program copy paste,” tegasnya.

Menyikapi masalah stunting yang beberapa waktu lalu oleh Ketua Komisi I DPRD Kab Malang, Kusmantoro Widodo, menyatakan bahwa Kabupaten Malang darurat stunting, Hari meminta kepada penyelengara pemerintah Kab Malang serius menangani masalah ganguan tumbuh kembang balita karena mal nutrisi tersebut.

“Karena balita adalah modal kita dimasa depan, jika ini tidak ditangani secara serius maka ini adalah ancaman,” tegas dia.

Mengakhiri sesi wawancara dengan awak media, Hari berharap ke depan Kabupaten Malang akan semakin baik dan tingkat kesejahteraan masyarakatnya meningkat dengan menjalankan program pemerintahan secara serius. “Kita sudah membuat program yang sudah direncanakan, kita laksanakan itu dengan baik,” pungkasnya.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here