Laka Tunggal Akibat Pecah Ban Satu Orang Meninggal Dunia

0
65

KABUPATEN MALANG |  Nasib tragis harus dialami Aditya Kariono Putra (14) warga Desa Bunutwetan, Kecamatan Pakis, yang meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di Bululawang, Selasa pagi (18/12). Hendak berliburan di wilayah pantai selatan, bersama ketiga rekan sekampungnya.

Kepada awak media, Iptu. RM. Ganet Heryawan, Kapos Lantas Polsek Bululawang, membenarkan kecelakaan yang menewaskan pelajar asal Pakis tersebut. “Benar tadi sekitar pukul 4.30 telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Bulupayung, Bululawang. Akibat kejadian tersebut, satu orang korban atas nama AKP meninggal dunia di lokasi kejadian,”terang, Ganet.

Menurut Ganet, kejadian bermula saat empat pelajar SLTP asal Pakis, Sahrul (15), Arif (15), Aditya Kariono Putra (14) kesemuanya warga Desa Bunut Wetan dan David M.Rendi (16) warga Desa Saptorenggo, hendak berlibur ke pantai yang ada di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS), Malang Selatan. Berempat mereka berboncengan dua sepeda motor, Sahrul dengan Arif, dan korban dibonceng David mengendari Honda Beat N 5055 GL.

“Sesampai di lokasi, sepeda motor yang dikendarai saudara David, melaju dari arah utara menuju selatan, pecah ban depan. Pengendara kemudian tidak bisa mengendalikan laju sepeda motornya,”jelas Ganet.

Nahas, motor yang dikendarai David, akhirnya melambung ke arah kanan, dan akhirnya menabrak tembok sebuah warung. Kerasnya benturan, membuat Aditya yang dibonceng terlempar dan membentur aspal. “Untuk pengendara, menderita luka – luka dan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Delima, Bululawang. Sedang korban meninggal dunia, kami bawa ke IKF (Instalasi Kedokteran Forensik) RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Kota Malang, guna keperluan visum et repertum, mengunakan ambulance PMI Kab Malang,”tegas Kapos Lantas Polsek Bululawang.

Semetara itu, menurut Zainal Abidin, staf dan relawan PMI Kab Malang yang melakukan proses evakuasi Aditya, menegaskan bahwa korban mengalami cedera kepala. “Saat kami evakuasi, korban yang meninggal dunia, mengalami luka serius di bagian kepala, kemungkinan terbentur. Sedangkan korban satunya, menderita luka – luka. Begitu usai proses olah TKP oleh petugas kepolisian, korban meninggal dunia langsung kami bawa ke RSSA,”pungkas Zainal.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here