Menpora Kecewa Pejabatnya Ketangkap KPK

0
71

JAKARTA   |  Ditengah Evoria keberhasilan Asian Games 18 dan Asian Para Games di Jakarta 2018, dunia olahraga di Tanah Air dicederai kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap jajaran pejabat Kemenpora dalam lingkungan Deputi 4 Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga.

“Saya terkejut dan kecewa atas kejadian OTT pada pejabat dibawah naungan Kemenpora. Padahal, sebelumnya sudah saya sering ingatkan jangan main-main terhadap anggaran olahraga ,”jelas Menpora Imam Nahrawi di Media Center, Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (19/12).

Saat memberikan Penjelasan, Menpora didampingi semua Deputi mulai I, 2 dan 3 kecuali Deputi 4 yang dijemput KPK Selasa (18/12).“ Saya atas nama Kementerian Pemuda dan Olahraga meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas kejadian yang menimpa kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Menurutnya, siap mendukung sepenuhnya langkah-langkah KPK dalam pemberantasan korupsi, Karena semangat Olahraga adalah semangat dan Sportif.

Lebih lanjut, mengenai permasalahan dan bukti apa saja yang dibawa KPK pada OTT tadi malam, Menpora masih menunggu pernyataan resmi dari KPK.

“Mengingat keterkaitan dengan beberapa pejabat Kemenpora. Kami juga tetap menunggu konfirmasi dari pihak KPK tentang Penjelasan resmi dan konfirmasi lengkap tentang masalah tersebut,”tegasnya.

Sementara itu, sebelum Menpora memberikan pernyataan ini, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto memaparkan siapa saja pejabat Kemenpora yang ditangkap KPK.

“Tadi malam sudah saya sampaikan perkaranya seperti apa dan kami sampaikan juga ada 5 rekan kami kemudian dibawa oleh tim KPK yaitu adalah meskipun sejauh ini statusnya masih dimintai keterangan; Pak deputi 4 yang membindangi peningkatan prestasi olahraga, kemudian ada PPK, PPK itu pejabat pembuat komitmen di deputi 4 juga, kemudian di eselon 3, ada juga bendahara kegiatan yang terkait dengan apa yang menjadi kasusnya, kemudian ada satu lagi seorang pejabat eselon 3 juga dari deputi 4 dan staf,” tambahnya. (Nycko)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here