Dispendukcapil Musnahkan Ribuan KTP-el

0
120

KABUPATEN MALANG  |  Guna menghindari penyalagunaan atau menghindari Kartu Tanda Penduduk (KTP) el ganda, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) kabupaten Malang, memusnakan ribuan KTP-el rusak atau invalid.

Kepada awak media, Sri Meicharini, Kadispendukcapil kabupaten Malang, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pemusnahan ribuan keping KTP-el. Pemusnahan dengan cara dibakar, karena ribuan keping tersebut yang sudah rusak atau invalid. “Hal itu dilakukan berdasarkan Surat Edaran (SE) Kemendagri dengan no: 470.13/11176/SJ,” terang, Meicharini, Jumat (21/12)

Karena berdasarkan SE Mendagri tersebut setiap daerah harus melakukan pemusnahan terhadap KTP-el yang rusak atau invalid, harus dilakukan setiap hari serta dilakukan pembuatan berita acara pemusnahan. Dimana berita acara tersebut dilaporkan secara berjenjang setiap bulan pada Gubernur dan selanjutnya melalui Dirjen Kependusukan dan Capil.

“Kita telah memusnahkan 6.063 keping KTP-el yang rusak atau invalid, beberapa waktu lalu dengan cara dibakar,” kata, Meicharini.

Pemusnahan dengan cara dibakar, lanjut meicharini, berdasarkan anjuran dari Kemendagri, tidak boleh dengan cara digunting atau dilubangi sebagai tanda bahwa KTP tersebut sudah tidak fungsi. Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan data kependudukan. “Tahun 2019 adalah tahun politik, kita takut hal tersebut disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, apalagi ada isu KTP -el yang tercecer saat ini. Kita ingin menghindari hal tersebut,”urainya.

Ribuan KTP-el rusak tersebut didapat dari masyarakat yang mengajukan pergantian KTP-el yang baru. “Itu kami kumpulkan hanya di Kantor Dispendukcapil, masyarakat yang mengajukan pergantian, KTP -el yang lama kami tarik, dan kami simpan yang kemudian kami musnahkan kemarin,”beber Meicharini.

Menurut dia, saat ini masih banyak keping KTP-el invalid yang masih berada di kantor kecamatan, “Nanti kita mengajak Satpol PP, untuk mengambil keping KTP-el yang rusak di kantor kecamatan, kemudian kita musnahkan, hal ini akan terus kita lakukan sampai tidak ada lagi KTP-el rusak yang masih ada,”papar wanita yang akrab disapa Rini.

Banyaknya keping KTP-el yang rusak dan masih tersimpan di kantor kecamatan, dibenarkan oleh para Camat. Firmando H.Matondang, Camat Pakis tidak menampik jika di kantornya masih tersimpan KTP-el rusak. “Kalau keping KTP-el rusak ada dikantor, itu KTP lama yang kita tarik dan sudah tidak berlaku. Kalau berapa jumlahnya, saya lupa” kata Camat Pakis.

Senada dengan Firmando, Camat Wagir, Ikhwanul Muslimin juga mengiyakan bila di kantornya masih menyimpan KTP-el yang rusak. “Masih ada, kita simpan, selama ini kita juga bingung mau diapakan keping KTP invalid itu, jika memang Dispendukcapil memintanya untuk dimusnahkan, segera akan kami serahkan,” pungkas mantan Camat Pagelaran(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here