KPK Belum Memberitahukan Menpora Sebagai Saksi

0
120

JAKARTA   |  Hingga kini belum ada pemberitahuan dari KPK ke Menpora Imam Nahrawi sebagai saksi, terkait kasus dugaan suap dana hibah Kemenpora dari KONI Pusat ke Deputi 4 setelah ruang kerjanya dilantai 10 digeledah oleh aparat KPK, Kamis (20/12).

“Kami belum mendapat informasi terkait sebagai saksi dari KPK. Namun kami siap membantu kinerja KPK dalam penegakan hukum yang terjadi dalam jajaran pejabat Kemenpora,”jelas Menpora dalam acara refleksi akhir tahun 2018 di Masjid Kemenpora, GBK Senayan Jakarta, Jumat (21/12).

Menpora juga meminta kepada jajarannya agar kooperatif dan bisa membantu KPK.“Ya, itu prosedur yang harus ditempuh, kita harus menghormati, tentu masing-masing institusi punya prosedur yang harus dilakukan dan tempuh, maka harus kita hormati,” kata Menpora Imam Nahrawi.

“Ini sudah soal penegakan hukum yang telah dilakukan KPK, kami tentu menghormati, dan membantu KPK nanti dalam hal penuntasan masalah ini,”lanjutnya.

Menpora meminta pada jajarannya dan semua keluarga besar kemenpora agar membantu dan ini betul-betul jadi pelajaran penting bagi semua. Kejadian dan ujian ini dapat dievaluasi dari kemenpora, bagaimana pengawasan internal dilakukan kedepannya.

Sementara posisi Deputi 4 digantikan PLH Chandra Bekti dan SK sudah dikeluarkan per 20 Desember 2018. Dengan harapan kinerja di Deputi Bidang Prestasi bisa berjalan dan pengajuan proposal kegiatan dari induk organisasi bisa berjalan sebagai mana mestinya.

“Dalam segi peningkatan prestasi Indonesia membidik Asian Games dan Olimpiade. Sedang untuk SEA Games 20 di Filipina tahun 2019 merupakan pembinaan prestasi atlet junior. Dengan begitu tim SEA Games Indonesia berkekuatan 60 persen junior dan 40 persen senior,”tambah Menpora lagi. (Nycko)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here