Sebanyak 47 Orang Pejabat Fungsional Dilantik Plt. Bupati

0
85

KABUPATEN MALANG  |  Drs. H. M. Sanusi MM. Plt. Bupati Malang, pada Jumat (21/12) melantik dan mengambil sumpah jabatan, pada 47 orang pejabat fungsional yang ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

Sebanyak 47 orang yang baru saja dilantik oleh plt.Bupati tersebut, berada pada dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan serta Dinas Pendidikan. Namun sebanyak 4 orang sebagai auditor muda sedangkan sisanya sebagai tenaga penyuluh, penilik dan guru.”mereka ini sebetulnya diangkat sejak bulan oktober lalu,” terang, Moh. Hidayat, Kadisdik Pemkab Malang.

Namun karena belum selesainya kepengurusan administrasinya, baru bisa dilakukan pengambilan sumpah dan janji mereka. Karena pada dasarnya seorang 0elaksana tugas tidak boleh melakukan mutasi jabatan, kalau hanya melantik boleh seperti itu sesuai dengan aturan yang ada.

“Yang diambil sumpah janji semuanya tenaga guru sekolah dasar, mereka akan ditempatkan diwilayah yang kekurang tenaga pengajar seperti kecamatan Kasembon, Donomulyo,”kata, Dayat.

Sementara itu, Plt. Bupati, dalam sambutan pelantikan meminta pada seluruh tenaga atau ASN Pemkab Malang, untuk menempatkan pada porsisinya dan bekerja secara maksimal. “Curahkan segala daya upaya untuk keberhasilan pembangunan yang selama ini menjadi program Pemkab Malang,” urainya.

Karena sebuah keberhasilan tercapai berkat kerjasama dan hasilnya dirasakan bersama, dengan begitu apa yang menjadi harapan bersama terwujud sesuai dengan harapan. Sanusi, juga berpesan pada tenaga penyuluh agar mereka benar-benar melakukan tugasnya dengan baik dan benar, sebab penyuluh tidak hanya membwrikan bimbingan atau pendampingan. “pada saat dilapangan penyuluh itu melakukan transfer ilmu pada petani agar hasilnya maksimal,” paparnya.

Karena berkat penyuluh Pemkab Malang ikut secara aktif sebagai salah satu daerah untuk ikut mememenuhi kebutuhan pangan secara Nasional. “Maka dari itu curahkan segala kemampuan kalian dalam mendamping para petani agar hasilnya maksimal, yang bisa membuat surplus pangan bagi wilayah kabupaten Malang secara khusus dan Jatim pada umumunya.”tegas, Sanusi.

Pada awak media, Sanusi, menjelaskan kali ini pihaknya hanya melakukan pengambilan sumpah jabatan, tidak melakukan mutasi atau mengganti jabatan pada orang lain. “Pasalnya dalam aturannya tidak diperbolehkan namun kalau hanya mengabil sumpah janji diperbolehkan dan mereka ini berdasarkan SK Bupati pada bulan Oktober lalu,”tambahnya.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here