Kasus Narkoba di Situbondo Tahun 2018 Meningkat 

0
100
Kasatreskoba Polres Situbondo AKP Aryo Pandanaran.

SITUBONDO  |  Kasus narkoba di Kabupaten Situbondo cenderung mengalami peningkatan jika dibandingkan pada sebelumnya. Pada tahun 2017 lalu,  Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Situbondo, berhasil mengungkap sebanyak 53 kasus Narkoba, dengan jumlah  tersangka sebanyak 49 orang tersangka.

Namun, untuk tahun 2018 ini, petugas Satreskoba Polres Situbondo berhasil mengungkap sebanyak 59 kasus Narkoba, dengan jumlah tersangka sebanyak 69 orang tersangka, termasuk di dalamnya ungkap kasus pengedar  pil dextro dan trex.

Kasus Narkoba  terakhir yang berhasil diungkap  adalah pengedar Narkoba asal Desa/Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember bernama Yunus Hidayat (48), yang ditangkap di rumah kontrakannya di Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo  pada 14 November 2018 lalu, dengan barang bukti (BB) seberat  30 gram narkoba jenis Sabu-sabu.

Kasatreskoba Polres Situbondo, Jawa Timur  AKP Aryo Pandanaran mengatakan, pada tahun 2018 ini, pengungkapan kasus Narkoba di Kabupaten Situbondo cenderung naik, yakni mengalami peningkatan sebanyak enam kasus dari tahun sebelumnya.”Itu terjadi karena berdasarkan data dari Badan Nasional Narkotika (BNN) Indonesia bukan merupakan daerah transit, namun merupakan tujuan atau menjadi pangsa pasar Narkoba,”ujar Kasatreskoba Polres Situbondo AKP Aryo Pandanaran, Sabtu (22/12/2018).

Menurutnya, karena berdasarkan data BNN Indonesia merupakan tujuan pangsa pasar Narkoba, termasuk di Jawa Timur, sehingga hampir setiap hari di masing-masing Polres di Jawa Timur itu, berhasil mengungkap kasus Narkoba diwilayahnya.”Bahkan, petugas juga berhasil menangkap pengguna maupun pengedar narkoba tersebut,”beber Aryo Pandanaran.

Pria yang akrab dipnggil Aryo menegaskan, karena saat ini, peredaran Narkoba cukup memprihatinkan, sehingga untuk meminimalisir peredaran narkoba di kabupaten Situbondo, pihaknya terus  melakukan tindakan preventif. Dengan cara melakukan sosialisasi tentang bahaya Narkoban kepada  seluruh elemen  masyarakat di Kabupaten Situbondo.”Termasuk mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat agar juga melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba. Bahkan, kami juga melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba ke sejumlah sekolah di Kota Situbondo,”pungkasnya.(fat)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here