Bapak dan Dua Anak Meninggal di Air Terjun, Berwisata Keluarga, Terpeleset dan Tenggelam

0
100

TRENGGALEK  |  Apes dialami pasangan suami istri (Pasutri) yakni Joko Susapto dan Dumani, asal RT 25 RW 07 Dusun Sugihan, Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Selasa siang sekitar pukul 15.30. Mereka yang mengajak berwisata keempat anaknya di Air Terjun Jurug Guse, Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, bernasib tragis.

Adalah Joko Susapto bersama dua anaknya, masing-masing anak pertama dan kedua, Arinda, 11 tahun dan Faiz, 10 tahun, harus dievakusi dalam kondisi meninggal dunia. Sementara istri korban, Dumani bersama anak ketiga dan keempat, masing-masing Kaliya, 2 tahun dan Kalista, 2 tahun (kembar), selamat dari maut air terjun.

Diperoleh informasi, peristiwa bermula ketika keluarga tersebut, usai berwisata keluarga dan bermaksud untuk pulang. Saat hendak meninggalkan lokasi air terjun, Joko yang saat itu menggendong salah satu anaknya, tiba-tiba terpeleset dan terjatuh.

Mengetahui kejadian itu, kontan anak-anak korban yang lain bermaksud menolong. Terlebih, saat mengetahui derasnya air terjun.

Namun sayang, saat mencoba menolong, ternyata Joko bersama anak pertama dan kedua, justru malah ikut tergelam. Akibatkan, dengan dibantu pengunjung air terjun dan petugas kepolisian bersama Basarnas, akhirnya melakukan pencarian.

“Sebelum tergelam, korban Joko sempat terpeleset terlebih dahulu. Dari situlah, anak-anaknya mencoba menolong namun justru ikut tergelam,” kata koordinator Pos SAR Trenggalek, Brian Gautama.

Setelah dilakukan upaya pencarian, tambahnya, baru sekitar pukul 17.30, ketiga tubuh korban berhasil ditemukan. Saat itu, kondisi mereka sudah tidak bernyawa.

“Setelah dilakukan upaya pencarian, satu persatu tubuh korban berhasil dievakuasi,” ujarnya. (sit)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here