Bupati Dadang Wigiarto,  Minta Kades Diusulkan Menyalahgunakan Dana Desa Diberi Sanksi

0
95
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto

SITUBONDO  |  Terungkapnya dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD)  dengan nominal sebesar Rp. 400 juta  di Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, bermula saat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Situbondo, melakukan pengecekan ke lapangan beberapa bulan lalu.

Bahkan, dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD)  untuk tahap satu dan tahap dua tahun pada  2018 lalu, yang dilakukan oleh  Hamizun, selaku Kepala Desa (Kades)  Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran itu, menjadi perhatian khusus Bupati Situbondo Dadang Wigiarto.

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, mengaku masih belum puas dengan  hasil penggunaan Dana Desa  (DD). Masih banyak desa belum berkembang, meski telah disuntik Dana Desa (DD)  dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Pernyataan ini diungkapkan langsung oleh  Bupati Dadang Wigiarto, beberapa waktu lalu. Bahkan, Bupati Dadang meminta, Kepala  Desa (Kades)  yang terbukti  menyalahgunakan dana desa, agar diusulkan diberi sanksi tegas.”Saya meminta kepada kepala DPMD Situbondo, untuk memberi sanksi tegas kepada Kades yang diketahui menyalahgunakan DD dan ADD,”ujar Bupati Dadang Wigiarto, Sabtu (5/1/2019).

Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, masih banyak Kepala Desa tidak taat asas system tata kelola pemerintahan yang baik.  Namun,  bagi kepala desa yang berulangkali tidak bisa mempertanggungjawabkan penggunaan dana desa.” Pemdes  harus mengusulkan Kades tersebut  diberi sanksi, baik sanksi teguran, pemberian sanksi skorsing maupun diberhentikan,”katanya.

Lebih jauh Bupati Dadang Wigiarto mengatakan, saat ini memang masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan terkait pemerintahan desa.”Oleh karena itu, kami akan mengeluarkan Peraturan Bupati  (Perbup) tentang teknis menggunaan dana desa, untuk membatasi penyalahgunaan dana desa,”imbuh Dadang Wigiarto.

Selain itu kata Dadang, kedepan perlu adanya penguatan tenaga pendamping, agar Kepala Desa lebih kreatif menggunakan dana desa. Selama ini, penggunaan dana desa lebih banyak diperuntukan membangun infratruktur.”  Padahal penggunaan dana desa harus menumbuhkan perekonomian masyarakat desa,”pungkasnya.(fat)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here