Residivis Curanmor Tewas, Setelah Nabrak Pembatas Jembatan dan Dihakimi Massa

0
99

SITUBONDO  |  Pelaku  pencurian sepeda motor (Curanmor) bernama Dasuki (38), tewas saat menjalani perawatan intensif di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, setelah mengalami laka tunggal dan dihakimi massa di Jalan Raya Desa Sliwung, Kecamatan Panji, Kabupaten  Situbondo.

Residivis kambuhan  kasus Curanmor dan kasus penjambretan asal Desa/Kecamatan Cereme, Kabupaten Bondowoso ini, tewas pada Jumat (4/1/2018) sekitar pukul 02.00 WIB di RSU milik Pemkab Situbondo,  akibat menabrak pembatas jembatan di Desa Sliwung, usai melakukan aksinya mencuri sepeda motor Yamaha Mio Soul bernopol P 5820 EZ milik Ika Isnaini (44), warga Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Situbondo.

Diperoleh keterangan, nyawa residivis kambuhan itu tak tertolong karena mengalami cedera parah pada bagian batang otaknya. Kuat dugaan, kondisi pelaku kritis akibat mengalami benturan di bagian  kepala saat kecelakaan tunggal di Jembatan Siliwung Kecamatan Panji, kemarin petang.

Kondisi residivis kasus  curanmor dan kasus penjambretan itu  makin parah. Sebab, begitu mengetahui yang mengalami laka tunggal itu pelaku Curanmor, puluhan massa yang ada dilokasi kejadian, mereka langsung menghakimi  Dasuki, sebelumnya akhirnya berhasil diamankan dan evakuasi oleh petugas  ke RSU milik Pemkab Situbondo tersebut.

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo membenarkan meninggalnya residisvis kasus curanmor asal Cereme, Kabupaten Bondowoso. Saat menjalani perawatan di ruang Mawar nomor 11  RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.”Bahkan, petugas langsung menyerahkan jenazah Dasuki kepada keluarganya di Desa/Kecamatan Cereme, Bodowoso,”kata Iptu Nanang Priyambodo, Jumat (4/1/2018).

Menurutnya, dalam melakukan aksinya mencuri sepeda motor milik korban Ika Isnaini, pria yang diketahui sudah keluar masuk penjara ini, melakukan aksinya dengan seorang temannya, namun teman Dasuki berhasil lolos dari kejaran massa. Sedangkan Dasuki yang menjadi sasaran pengejaran  mengalami kecelakaan tunggal di jembatan Desa Siliwung.”Ada satu rekan pelaku yang masih buron. Sampai sekarang masih dalam pengejaran. Meski demikian, kami sudah mengantongi nama pelaku yang kabur tersebut,”pungkas Nanang.(fat)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here