BNN Awasi Peredaran Narkoba Jenis Baru Efeknya Lebih Dahsyat

0
54
Letkol Laut (CPM) Agus Musrichin, kepala BNN kabupaten Malang

KABUPATEN MALANG  |  Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai lembaga Pencegahan Pemberantasan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), merasa ikut bertanggung jawab dengan keamanan generasi penerus bangsa yang mumpuni dan terbebas dari narkotika.

Apalagi saat ini telah beredar narkoba jenis baru, yang kekuatannya atau efeknya 5 kali lebih kuat dari ekstasi. Maka untuk menyelamatkan generasi penerus dari ancaman narkotika, pihak BNN secara menyeluruh meningkatkan pengawasan pada daerahnya masing-masing.

Demikian juga dengan BNN kabupaten Malang, pihaknya juga tidak mau kecolongan dengan beredarnya narkoba jenis baru tersebut. “Karena berdasarkan informasi efeknya lebih kuat dari ekstasi, meski sampai saat ini kami sendiri belum tahu persis bentuknya,”  terang, Letkol Laut (CPM) Agus Musrichin, kepala BNN kabupaten Malang, Rabu (6/3)

Bahkan, BNN Pusat juga telah melakukan penggerebekkan dan ungkap kasus dengan temuan narkoba jenis baru yang mirip ekstasi. “Benar beberapa waktu lalu BNN Pusat berhasil melakukan pengerebekan dan ungkap kasus, hasilnya ada temuan narkoba jenis baru, hampir seperti ekstasi namun efek atau pengaruh yang dihasilkan lima kali lebih kuat dari ekstasi,”ujar, Agus.

Karena dalam narkoba jenis baru ini berbahan dasar methamphetamine (PMMA), sedangkan dalam ektasi yang selama ini dikenal biasanya berbahan dasar Metilendioksimetamfetamin (MDMA) atau Metilendioksiamfetamin (MDA). Diduga narkoba yang bisa membuat pengunanya ingin melakukan bunuh diri, bahan bakunya berasal dari Cina dan India. “Kalau untuk peredaranya, sementara ini baru diketahui di Jakarta dan Sumatera Utara, untuk Kabupaten Malang, kami belum mendeteksi adanya narkoba jenis baru ini, tapi tetap kita harus waspada dengan adanya temuan baru ini,”kata, Agus.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dengan berkembangnya tekhnologi, berkembang pula modus dan temuan narkoba jenis baru. “Selain karena tuntutan pasar, kemunculan narkoba jenis baru juga dalam rangka upaya mengelabui petugas. Dalam hal ini memang ada dampak negatif atau penyalahgunaan pengunaan tekhnologi,”beber pria asli Purworejo, Jateng.

Untuk itu Kepala BNN Kab Malang menghimbau agar masyarakat khususnya orang tua dan para guru disekolah senantiasa meningkatkan perhatian dan waspada terhadap tumbuh kembang anak. “Peredaran narkoba sekarang sudah menyasar usia pelajar, butuh peran aktif orang tua untuk memperhatikan perilaku dan tumbuh kembangnya anak-anaknya agar tidak terjebak dalam pengunaan narkoba. Kami dari BNN tentu tidak bisa memerangi peredaran narkoba tanpa ada dukungan dan peran aktif masyarakat,”tandas Agus Musrichin.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here