Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu Makan Korban

0
52

KABUPATEN MALANG  |  Nasib naas dialami Muflinur Ardiansyah (14) terpaksa harus meregang nyawa dilokasi kejadian, akibat terserempet Kereta Api jurusan Blitar Surabaya dengan nomer loko CC 2017714 yangvdimasinisi oleh Agus Susanto (26) pada perlintasan tanpa palang pintu di Dusun Tamanayu Desa Jatirejoyoso kecamatan Kepanjen, kabupaten Malang, Selasa (12/3)

Menurut Kompol. Bindriyo,Kapolsek Kepanjen, kejadian yang merengut nyawa pelajar Madrasah Tsanawiyah tersebut saat korban pulang sekolah, dan berboncengan sepeda motor dengan temannya Riki Andriano.

“Kejadianya sekira pukul 16.30 wib di perlintasan kereta api Dusun Tamanayu, Desa Jatirejoyoso. Korban yang mau pulang ke rumah dibonceng dengan temannya, saat melintas di perlintasan kereta api, bersamaan dengan itu ada kereta api jurusan Blitar- Surabaya lewat, akibatnya korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” terang Kapolsek Kepanjen.

Nasib lebih beruntung berpihak pada Andre, warga Blobo, Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen itu, tidak mendapatkan luka yang serius.

“Untuk pengendara sepeda motor Honda Revo dengan NoPol N 6143 ET atas nama Andre, baik-baik saja. Begitu proses olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) selesai, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar untuk proses autopsi dengan mengunakan ambulance PMI Kabupaten Malang,”tandas Bindriyo.

Sementara itu menurut Kasubsi Penangulanggan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo, saat kejadian korban oleh warga sudah diingatkan, bahwa akan ada kereta melintas. “Namun karena diduga tidak mendengar, mereka tetap melaju di perlintasan kereta api yang tidak berpalang pintu, sehinga akhirnya korban meninggal dunia karena luka yang cukup serius di kepala,”papar Kasubsi PB PMI Kab Malang.

Atas kejadian tersebut, relawan senior PMI Kab Malang menghimbau agar warga lebih berhati-hati jika berkendara dan melintasi perlintasan kereta api yang tidak dilengkapi palang pintu. “Memang Kabupaten Malang masih banyak perlintasan kereta api tanpa palang pintu, hal ini sebenarnya harus diwaspadai oleh warga yang melintasinya. Sebelum melewatinya benar-benar pastikan tidak ada kereta api yang melintas,”pungkas pria yang akrab disapa Mbah Tomo.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here