Petugas Terpaksa Lubangi Kembali Kaki Spesialis Maling Sapi

0
43

KABUPATEN MALANG  |  Ponidi (44) warga jln. Piere Tendean 11 rt 02 rw 11 kelurahan Turen, kecamatan Turen kabupaten Malang, spesialis pencuri hewan ternak. Kaki kanannya terpaksa harus tertembus timah panas petugas, karena melawan saat akan dibekuk jajaran Polsek Turen. 

Kepada awak media, Kompol Drs. Adi Sunarto, Kapolsek Turen, membenarkan diskresi anak buahnya dalam penangkapan Ponidi dan temannya Suyono (47) warga Jalan Cokroaminoto Gg I Istiharoh, Desa Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

“Benar dinihari tadi kami berhasil melakukan penangkapan dua orang yang diduga merupakan pencuri hewan ternak, salah satunya terpaksa kami tembak kakinya karena berusaha melawan,”terang, Adi , Kamis (14/3).

Lebih lanjut, Kanit Reskrim Polsek Turen, Iptu.Soleh Mas’udi, S.H, M.H menjelaskan ditangkapnya Ponidi dan Suyono yang sudah sering keluar masuk Lembaga Pemasyarakatan (LP) berawal dari korban, Wari (69) warga Desa Undaan, Kecamatan Turen yang kehilangan sapi yang dipeliharanya. “Begitu kehilangan sapinya korban langsung melapor ke Polsek Turen, kami pun bersama warga langsung melakukan pencarian dan sapi korban ditemukan di areal persawahan dekat rumahnya,”jelas Kanit Reskrim Polsek Turen.

Tidak mau hanya kembali mendapatkan sapi milik Wari, petugas bersama masyarakat menyisir areal persawahan dan mencurigai sebuah truk bernopol N 9218 UR. “Kami kemudian melakukan pengejaran, dan truk yang disopiri tersangka Suyono akhirnya diberhentikan di Jalan Gardu Laut, Desa Sawahan, Turen,”beber pria yang pernah menjabat Kasubag Humas Polres Malang.

Alih-alih menyerah, Ponidi malah berusaha menyerang petugas mengunakan pisau belati saat hendak diringkus. “Kamipun kemudian memutuskan menembak kaki kanan tersangka Ponidi, karena membahayakan jiwa petugas. Sebelumnya tersangka yang merupakan residivis, pernah ditembak karena berusaha melawan saat akan ditangkap,” ungkap Soleh Mas’udi.

Dengan timah panas bersarang di betis kanannya membuat perlawanan Ponidi terhenti, sebelum di bawa ke Polsek Turen, residivis maling ternak ini mendapatkan perawatan terlebih dahulu. Selain menangkap kedua pelaku pencuri hewan ternak, Polsek Turen juga mengamankan satu unit truk, sebilah pisau belati dan sarungnya serta tali temali.

Dalam penyelidikan petugas terungkap, pelaku sudah berulang kali melakukan pencurian hewan. “Total 9 TKP (Tempat Kejadian Perkara) pencurian sapi, di Turen 7 TKP, selanjutnya di Bululawang, Sumbermanjing Wetan dan Dampit, masing-masing satu TKP. Untuk pencurian kambing ada 4 TKP, 3 di Turen dan satu di Bululawang. Total sapi yang sudah berhasil dicuri ada 12 ekor, kambing 9 ekor,”beber mantan Kanit Reskrim Polsek Dampit.

“Selanjutnya kami masih mengembangkan kasus ini, apakah masih ada TKP lain atau tersangka lain yang terlibat, dan siapa penadahnya, masih kita dalami,”pungkas Kanit Reskrim Polsek Turen.

Akibat ulahnya Ponidi dan Suyono kini harus mendekam di ruang tahanan Polsek Turen, keduanya dijerat Pasal 363 Ayat ke 1 (1e), (3e), (4e) KUHP jo Pasal 64 KUHP.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here