Dishub Sediakan Angkutan Mudik Gratis Bagi Warga Malang

0
40

KABUPATEN MALANG  |  Hari raya Idul Fitri tidak lepas dari tradisi masyarakat, untuk pulang ke kampung halaman bertemu sanak keluarga guna merayakan bersama. Guna mengurangi angka kemacetan serta mengurangi kecelakaan dijalan, saat melakukan mudik Dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten Malang menyediakan armada mudik gratis.

Tahun ini merupakan kali kedua Dishub kabupaten Malang, menyediakan angkutan mudik gratis bagi warga Malang Raya. “Kami menyediakan 5 armada bus dengan jurusan yang berbeda,” terang. Eka Hafi Lutfi, Kadishub kab Malang, Selasa (9/4)

Jurusan mudik gratis yang diambil oleh Dishub kab Malang, masih tetap seperti tahun lalu yaitu 5 jurusan : Malang-Bangkalan-Sampang-Pamekasan-Sumenep, Malang-Nganjuk-Madiun-Ngawi, Malang-Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi, Malang-Trenggalek-Ponorogo- Pacitan dan Malang-Probolinggo-Jember-Bondowoso.

“Karena armadanya terbatas kami hanya bisa melayani sebanyak 250 orang saja, yang terbagi pada l9ma jurusan itu,”kata, Hafi

Namun pada tahun ini ada perubahan start pemberangkatan, lanjut Hafi, kalau tahun lalu dari Kepanjen tapi untuk tahun ini dari Pendopo kabupaten Malang yang ada di kota Malang. Hal itu untuk mendekatkan bagi yang ikut program mudik yang berasal dari wilayah malang bagian barat seperti dari kecamatan Kasembon, Pujon Ngantang maupun dari kota Batu. Demikian juga dengan keberangkatannya nanti pada tanggal 3 Juni atau H-3, agar mereka tidak terlalu lama dikampungnya. “Jika mereka memiliki usaha di malang jadi liburnya tidak kepanjangan,” jelasnya.

Hafi, juga mengutarakan bagi masyarakat yang bakal mudik gratis cukup melakukan pendaftaran dengan membawa foto copy KTP dan KK, pada tempat yang sudah ditentukan yaitu setiap UPTD Dishub yang ada di kecamatan Kepanjen, Singosari, Tumpang, Gondanglegi, Pujon, Pagak, Turrn dan Dampit. “Sejak pendaftaran kami buka pada tanggal 18 Maret sudah ada 80 orang pendaftar,”urainya.

Guna menjaring masyarakat untuk ikut mudik gratis yang dilaksanakan, pihak Dishub telah melakukan informasi dengan memasang spanduk di 8 UPTD. Serta memasang banner pada lokasi yang muda terlihat oleh kalayak ramai, seperti di perempatan Karanglo, pertigaan Krebet, pertigaan Dau dan perempatan Talangagung. “Bahkan tidak itu saja yang kami lakukan juga menyebar leaflet serta pemberitahuan lewat media baik cetak maupin radio,” tegas, Hafi Lutfi.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here