Gara Gara Remote TV Suami Hajar Istri

0
7

KABUPATEN MALANG  |  Tayangan televisi bisa menghibur dan juga menyengsarakan, hal itu seperti dialami oleh Yeni Ponda Sari (20) warga Dusun Karangrejo Desa Jambearjo kecamatan Tajinan kabupaten Malang yang menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Pada awak media, Iptu. Ronny Marghas, Kanitreskrim Polsek Bululawang menjelaskan pelaku ditangkap saat berada ditepi jalan, berniat mau melarikan diri kekampung halamannya. “Tersangka kami tangkap Kamis (25/4) malam ditepi jalan raya bululawang,” terangnya, Jumat (26/4)

Begitu mendapatkan laporan dari korban (yeni) atas penganiayaan yang dilakukan suaminya Dedi Sanjaya (23) warga Desa Gebangkerep, Kecamatan Baron, Nganjuk. Akibat Yeni mengalami luka robek di pelipis kirinya, karena pukulan tangan kosong. Juga luka memar di kepala karena dibenturkan dinding.

“Saat ini pelaku sudah kami amankan dan meringkuk di tahanan untuk menjalani pemeriksaan,” kata, Ronny.

Mantan Kanitreskrim Pakis, itu juga menuturkan, berdasarkan keterangan korban padahal sebelum kejadian malam itu mereka berdua menonton tv sambil ngobrol yang diselingi dengan bercanda. Entak setan apa yang menghinggapi Dedi hanya karena remote control, dia tega menganiaya istrinya. “Awalnya pelaku hanya mencubit serta meremas tangan kiri istrinya, karena merasa kesakitan istrinya berontak justru membuat Dedi semakin kalap tidak puas hanya dengan memukuli kepala istrinya bahkan dibenturkan juga kedinding,” urai, Ronny menuturkan ulang cerita Yeni.

Berdasarkan keterangan korban, selama tiga tahun hubungannya tidak ada masalah meskipun mereka menikah secara siri. Hal itu terbukti selama itu mereka tinggal di Nganjuk dan baru sebulan belakangan tinggal dirumah orang tua Yeni yang beralamat dijln. Diponegoro Desa Gading kecamatan Bululawang. “Pengakuan tersangka dia melakukan pemukulan karena kesal dan emosi,” tegas, Ronny.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here