BNN Rangkul Semua Pihak Tangani Pencandu Narkotika

0
6

KABUPATEN MALANG  |  Badan Narkotika Nasional (BNN) kab Malang melalui seksi rehabilitasi, mengajak semua pihak menangani pecandu narkotika. Hal itu disampaikan oleh ketua BNN kab Malang, letkol. Laut (PM) H. Agus Musrichin, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Antar Pemangku Kepentingan yang dilaksanakan di Whiz Prime Hotel Malang.

Pada awak media, Agus, menjelaskan kegiatan tersebut dilakukan bertujuan terciptanya optimalisasi program, rehabilitasi bagi pecandu/korban penyalahgunaan narkoba khususnya di Wilayah Kabupaten Malang.”Kebanyakan pecandu/korban narkoba sering ketakutan berhadapan dengan hukum, sehingga mereka cenderung menutup diri dan berusaha menghindari berurusan dengan kepolisian dan BNN,”jelasnya, Jumat (3/5)

Maka diharapkan dengan adanya Rakor dengan seluruh elemen pemangkuh kepentingan, dapat membantu penanganan program rehabilitasi bagi pecandu narkoba. Apalagi sementara ini korban narkoba meru0akan kalangan remaja yang masih usia sekolah, meskipun masih pada tataran obat-obatan berbahaya. Padahal mereka itu butuh pertolongan guna menyadarkan atau menyembuhkan dari keterganrungan, sementara masih banyak masyarakat yang belum tahu cara rehabilitasi yang benar.

“Masih banyaknya orang awam yang tidak tahu harus melakukan apa/berbuat apa apabila ada anak/saudaranya yang menjadi korban/pecandu narkoba.” Kata, Agus

Lebih lanjut, ketua BNN, dengan adanya pertemuan dengan dinas/instansi terkait bisa menjadi jembatan, dalam melalukan rehabilitasi bagi para pecandu/korban penyalahgunaan narkoba. Dengan begitu mereka akan memperoleh penanganan (penyembuhan) yang tepat dan bermanfaat bagi mereka, apalagi jika semua pihak yang ikut dalam rakor itu mendukung kebijakan/program rehabilitasi yang selama iji sudah ditangani BNN.

Sedangkan menurut, Drs. Suwadji S.IP, M.Si Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kab malang, salah satu narasumber dalam acara tersebut menyampaikan Pemkab Malang sampai dengan saat ini tetap mendukung BNN. Bahkan dukungan tersebut dituangkan dalam kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda), yang bertujuan optimalisasi program rehabilitasi pada Masyarakat secara umum khususnya pada warga kabupaten sendiri. “Bahkan dukungan yang dilakukan Pemkab Malang sampai pada tingkatan yang paling bawah,” urainya.

Bahkan DPMD juga meminta pada pemerintah desa agar berperan serta dalam mendukung program BNN, dalam melakukan rehabilitasi pengguna dan pecandu narkoba. Mereka dapat menggunakan atau memanfaatkan APBDes, untuk melakukan sosialisasi pada masyarakat tentang program pencegahan dan rehabilitasi BNN. “Mereka dapat mewujudkan melalui pemasangan baliho/spanduk, yang isinya himbauan anti narkoba yang ditujukan pada seluruh lapisan,” tegas, Suwadji.

Perlu diketahui instansi yang ikut dalam rakor rehabilitasi bagi pecandu narkoba sebanyak 14 Dinas/Instansi terkait yaitu: Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Disnaker, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, bagian hukum, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Malang, bina mental dan rohani, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, UPT Pelatihan Kerja Wonojati, RSUD Lawang, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Malang, Satpol PP Kabupaten Malang dan 1 orang dari Yayasan Pesantren Rakyat Al-Amin, Sumberpucung.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here