Beranda Hukum & Kriminal Hanya Gara-gara Jagung, Pardi Dibunuh Pemilik Lahan

Hanya Gara-gara Jagung, Pardi Dibunuh Pemilik Lahan

0
8
Pelaku saat rillis di Polres

KABUPATEN MALANG  |  Akhirnya terungkap juga oleh Jajaran Polres Malang, terkait penemuan mayat diareal persawahan dusun tegal pasangan pakis pada Jumat (12/4) lalu, belakangan diketahui identitasnya bernama Pardi (58) warga Dusun Gandon barat kecamatan Jabung kab Malang. 

Pada awak media, AKBP. Yade Setiawan Ujung, Kapolres Malang mengatakan saat rilis kasus bahwa mayat tersebut merupakan korban pembunuhan, diketahui pelakunya bernama Muhammad Shaikoni (39) warga Dusun Tegal Pasangan, Pakis tak lain adalah pemilik kebon Jagung.”Pelaku saat itu mengaku kesal karena beberapa jagung miliknya sering hilang,” tutur, Yade, Selasa (21/5)

Berdasar pengakuan dari pelaku karena jagung miliknya sering hilang, maka pelaku berinisiatif melakukan pengintaian lahan jagung miliknya. Pada hari Jumat (12/4) sekira pukul 02.00 WIB, Shaikoni mendapati ada tiga orang yang datang ke kebun miliknya dengan mengendarai dua sepeda motor salah satunya adalah korban. Ketika melihat Pardi yang memasuki area kebun Shaikoni langsung mendatangi Pardi dan sempat menegur dari belakang, Pardi yang mendapat teguran lalu menoleh ke belakang dan saat itu Shaikoni langsung membacoknya dengan menggunakan sabit.

“Atas penemuan tersebut kemudian diselidiki dan disimpulkan bahwa mayat merupakan korban pembunuhan,” kata, Yade.

Dari hasil penyelidikan dan beberapa keterangan yang dikumpulkan, bahwa keterangan mengarah pada pemilik lahan. Maka petugas langsung melakukan penangkapan dan tersangka berhasil dibekuk pada hari Jumat (3/5). “Meski 0elaku sempat melarikan diri setelah kejadian tersebut,” jelas, Yade.

Korban yang menderita luka di bagian rahang kiri hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Mayat Pardi ditemukan warga sekitar pukul 08.00 WIB. Sementara tersangka diketahui melarikan diri usai peristiwa itu.

Akibat perbuatannya ini, tersangka harus meringkuk dibalik jeruji besi Mapolres Malang. Tersangka bakal dijerat pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun.(*)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here