PAC Ansor Gempol Kecam Aksi Anarkhisme Massa People Power

0
6
PAC Ansor Gempol yang prihatin atas tindakan anarkhisme massa. (Foto : aziz)

PASURUAN   |  Pasca terjadinya anarkhisme people power tanggal 22 dan 23 Mei lalu, disesalkan sejumlah pihak. Bahkan PAC Ansor Gempol, Kabupaten Pasuruan, mengecam tindakan itu, yang justru merugikan masyarakat. Sehingga Ansor mendesak tindakan tersebut diakhiri dan tak ada lagi anarkhisme massa.

Pimpinan PAC Ansor Gempol, Samuji, turut prihatin dan mengecam keras atas aksi yang anarkhis massa saat pengumuman terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden RI. Atas adanya kerusuhan yang terjadi di Jakarta tersebut, Hariono juga berpesan, agar Presiden terpilih dapat membawa Negara Indonesia menjadi lebih maju dan lebih baik.

Tak hanya sekedar mengecam, pemuda Ansor ini juga mengutuk adanya para pelaku kerusuhan yang membuat anarkhis pada tanggal 22 dan 23 Mei 2019 di Jakarta, yang dianggap dapat mencederai Persatuan dan Kesatuan Bangsa serta tidak mengindahkan nilai moral umat beragama.

“Aksi anarkis tersebut dilakukan oleh orang-orang yang tidak suka dalam adanya keputusan rakyat. Mereka sangat anarkhis hingga menimbulkan korban jiwa, hingga kerugian material yang dialami masyarakat,” tegas pengurus PAC Ansor Gempol ini.

Pihaknya mendukung kepada seluruh anggota TNI dan POLRI, yakni dengan meminta agar seluruh aparat keamanan menindak tegas para pelaku kerusuhan pada 22 dan 23 Mei 2019 di Jakarta. Ia meminta tak segan dalam memberikan tindakan tegas kepada para perusuh negara tersebut.

“Kepada aparat penegak hukum agar senantiasa menindak para pelaku yang dapat menjelekkan bangsa Indonesia. Karena apapun permasalahan, NKRI adalah Harga Mati,” tutup Samuji. (ziz)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here