Plt. Bupati Hari Pertama Kerja Dimanfaatkan Halal Bihalal

0
3
Plt. Bupati Drs. H.M. Sanusi MM. melakukan halal bihalal bersama forpimda yang berlokasi dipendopo Agung Pemkab Malang yang berada di Jln. Kh. Agus Salim kota Malang. Usai Halal Bi Halal dilanjut dengan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

KABUPATEN MALANG  |  Pasca libur panjang hari raya idul fitri para ASN Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Malang, pada awal masuk kerja Senin (10/6) melakukan halal bihalal bersama Plt. Bupati Drs. H.M. Sanusi MM. Bersama forpimda lainnya yang berlokasi dipendopo Agung Pemkab Malang yang berada di Jln. Kh. Agus Salim kota Malang.

Bahkan dalam acara itu tidak hanya ASN yang terlibat, tetapi juga para kepala desa serta perangkatnya. Acara yang dimulai pukul 7.30 hingga pukul 11.30 wib, berlangsung cukup tertib. “Halal bihalal ini dilakukan sebagai rasa syukur dan juga menambah kerukunan sesama umat serta mempererat antar sesama ASN,” terang, Sanusi.

Setelah acara halal bihalal dilanjut dengan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD), oleh Plt. Bupati guna melihat para ASN yang ada di OPD tersebut. Karena setelah libur panjang idul fitri para ASN tidak diperkenankan untuk ambil cuti lagi.

“Mereka bisa ambil cuti jika memang mengharuskan hal itu, seperti cuti melahirkan, kondisi sakit dan ada tugas belajar,” kata, Sanusi.

Jika memang nanti ditemukan ada ASN, lanjutnya, yang tidak masuk pada hari kerja pertama, tidak dilengkapi dengan keterangan maka secara otomatis akan terkena sangsi.  “Karena Sidak yang kita lakukan pada para ASN ada lima tim yang menyebar,” urainya.

Perlu diketahui saat Plt. Bupati melakukan Sidak didamping oleh Wakil ketua DPRD dari fraksi Gerindra Unggul Nugroho dan Inspektur Inspektorat Pemkab Malang DR. Tridiyah Maestuti. Pada sidak tersebut ditemui ada satu ASN yang sedang cuti melahirkan, pada Dinas Lingkungan Hidup sedang pada Badan Keuangan dan Aset Daerah tidak ditemukan ASN yang mbolos.

Sementara itu menurut, Tridiyah Maestuti, Inspektorat menjelaskan, nantinya hasil sidak dari lima tim itu akan dikumpulkan, jika nantinya ditemukan ada yang tidak masuk tanpa alasan secara otomatis akan dijatuhi sangsi. “Namun semua itu terserah dari pembina kepegawaian yaitu bupati, sebab hasil sidak nanti akan diserahkan pada beliau serta rekomendasi tim,” paparnya.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here