Ketua MUI Sukorejo Ajak Masyarakat Tolak Kerusuhan Jelang Sidang Sengketa Pilpres

0
3
Ketua MUI Kecamatan Sukorejo, KH Khusaini Maksum. (Foto : aziz)

PASURUAN | Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sukorejo, KH Khusaini Maksum mengajak masyarakat Pasuruan untuk menolak kerusuhan atau kekerasan dalam bentuk apapun menjelang sidang perdana sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (14/6/2019) besok.

Kiai Khusaini, ini berharap masyarakat Pasuruan, tetap tenang dan tidak gaduh menyikapi sidang perdana sengketa Pilpres di MK di Jakarta. Apapun kondisi di Jakarta nantinya, jangan mempengaruhi kondisi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

“Mari kita percayakan kepada aparat yang berwenang untuk menguji kebenaran sesuai dengan fakta hukum yang bersalah. Proses hukum sedang berjalan, hormati prosesnya dan jangan membuat rusuh,” paparnya, pada wartawan, Kamis (13/6/2019).

Ia secara tegas, ia mengecam dan mengutuk berbagai upaya dalam bentuk apapun yang bisa mencedarai persatuan dan kesatuan bangsa. Tetap jaga situasi yang aman, damai, tentram dan kondusif seperti semula.

“Saya himbau saudara – saudara sebangsa dan se tanah air untuk tidak membuat onar selama sidang MK berlangsung dan sesudah sidangnya selesai. Apapaun keputusannya, ayo bersama – sama belajar menghormati apapun bentuk keputusan yang menjadi produk hukum tetap,” imbuh Kiai Khusaini.

Ia mengajak semua masyarakat untuk selalu menjaga NKRI ini. Tolak keras apapun bentuk yang akan menghancurkan NKRI dengan berbagai macam cara. Jaga NKRI dengan penuh kasih kasih dan damai.

“Kami mendukung TNI – Polri untuk menindak tegas para pelaku kerusuhan dan beri hukuman sesuai dengan perundangan – undangan yang berlaku. Tolak Kerusuhan. Kami doakan, agar aparat penegak hukum kuat dan bisa menjaga NKRI ini, karena NKRI merupakan harga mati,” imbuh dia. (ziz)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here