Kades Trenyang Perkosa Istri Perangkat Desa

0
28
Pihak Polres Malang saat mendatangi saat nebdatangi kantor desa Trenyang dan rumah korban

KABUPATEN MALANG  |  Didik Santoso, Kepala Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, untuk sementara harus berurusan dengan pihak Polres Malang, karena dilaporkan telah melakukan tidak pidana asusila pemerkosaan pada hari Kamis (13/6).

Perbuatan tidak terpuji itu dilakukan Didik dirumah korban WP, yang merupakan isteri dari seorang perangkat Desa Ternyang. Menurut keterangan ibu korban, Jumi (63), Kamis sore hari, sekira pukul 16.30, Didik mendatangi rumah korban. “Saat itu yang menemui anak saya (WP), sedangkan suami anak saya keluar rumah. Karena sedang tidak enak badan, saya kemudian istirahat di belakang. Baru kemudian esok paginya Jumat,(14/6) anak saya sehabis mandi, bercerita sedang mempunyai urusan dengan desa, saya tanya, kemudian ada apa, katanya habis diperkosa,”terang,Jumi, saat ditemui dirumahnya, Jumat (14/6).

Tetangga korban, Jumadi (71) yang rumahnya persis disamping rumah korban, mengaku tidak tahu menahu dengan dugaan pemorkasaan yang dialami oleh WP. “Saya malah tidak tahu apa-apa tadi malam itu, juga tidak mendengar suara orang berteriak minta tolong. Bahkan baru tahu sepulang dari sawah siang tadi, saya diberitahu ada kejadian, dan sorenya banyak Polisi yang datang,”kata, Jumadi.

Sementara itu dari pantuan dilapangan, sejak pukul 16.00 beberapa petugas dari Satreskrim dan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun sayang, petugas enggan berkomentar banyak. Menurut salah seorang perwira yang tidak mau disebutkan identitasnya, kasus pelaporan dugaan pemerkosaan yang melibatkan Kades Ternyang, sedang dalam pendalaman pihak Polres Malang. “Sedang kami lakukan pendalaman, kami tidak bisa mengatakan ini langsung kasus pemerkosaan, karena ada beberapa keterangan dari korban yang tidak sesyai dengan fakta dilapangan, makanya masih perlu pendalaman lebih lanjut,”ujarnya.

Sedangkan menurut, DR. Tridiyah Maestuti, Inspektur Inspektorat Kabupaten Malang,  saat dikonfirmasi secara terpisah mengaku telah menerima laporan dari Camat Sumberpucung. “Sementara ini kita masih mendapat laporan dari Pak Camat, ada laporan tertulis di Polsek Sumberpucung, bahwa ada dugaan kasus pemerkosaan. Saat ini permasalahannya sedang ditangani UPPA Polres Malang,”jelas Tridiyah.

“Kami masih menunggu tindak lanjut proses ini, yang bersangkutan tentu secara administrai akan diproses,”imbuhnya.

Karena merupakan delik aduan dan merupakan tindak pidana umum, Inspektorat Kab Malang menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada Polres Malang. “Ini kan delik aduan, dan tindak pidana umum dugaan pemerkosaan, maka kami serahkan penanganan kasusnya kepada kepolisian. Karena yang berangkutan (Didik Santoso-red) ditahan, maka nanti akan ditunjuk pejabat sementara untuk pelayanan Desa Ternyang,”beber Inspektur Inspektorat Kab Malang.

Camat Sumberpucung, Mochamad Sholeh, menjamin kepada masyarakat Desa Ternyang, bahwah pelayanan pemerintahan desa tetap berlangsung sebagaimana biasanya. “Sudah saya instruksikan kepada para perangkat Desa Ternyang agar memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat, jangan terganggu dengan kejadian ini. Selain itu untuk menjaga kondusifitas, saya meminta agar kegiatan warga seperti kerja bakti sementara ini ditunda dulu, untuk menghindari adanya provokasi,”tegas Sholeh.

Sebelum kasus yang menimpa Didik, pada tahun 2016 tepatnya Jumat (1/07/2016), Kades Ternyang pada waktu Sudarmaji, ditangkap warga saat sedang melakukan perselingkuhan. Akibatnya warga pun ramai-ramai melakukan unjuk rasa, agar Sudarmaji dicopot dari jabatanya. Tuntutan warga pun akhirnya menjadi kenyataan, setelah terbukti secara sah melakukan perselingkuhan, Sudarmaji akhirnya dicopot dari jabatannya.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here