GMNI Secara Tegas Tolak Kerusuhan

0
27
Pengurus GMNI Pasuruan yang memolak kerusuhan. (Foto : aziz)

PASURUAN  |  Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pasuruan, secara tegas menolak adanya aksi kerusuhan atas hasil putusan Mahkamah Konsitusional (MK).

“Atas nama DPC GMNI Pasuruan, kami menolak terjadinya kerusuhan seperti pada 22 Mei 2019 lalu, pasca putusan MK,” ujar pengurus GMNI Pasuruan.

Para pengurus harian ini, juga mendesak pada seluruh Mahasiswa untuk tidak melakukan kerusuhan. Menurutnya, Mahasiswa mempunyai peran penting dalam mengambil peran. Termasuk dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.”Kami mengutuk aksi kerusuhan yang mengarah pada perpecahan persatuan,” imbuhnya.

Para pengurus GMNI ini juga memberikan apresiasi yang sebesar- besarnya kepada TNI – Polri dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, stakeholder itu telah menjaga keamanan dan kondusifitas Kabupaten Pasuruan selama Pilpres dan Pileg 2019.“Kabupaten Pasuruan aman dan kondusif selama pelaksanaan pemilu,” samabung mereka.

Perwakilan dari DPC GMNI Pasuruan juga mengajak seluruh Mahasiswa untuk tidak menyebar hoaks dan sebaiknya semua berita baik yang masuk dan akan dishare untuk disaring terlebih dahulu kebenarannya.“Agar diwaspadai sebelum bertindak, dilihat benar atau tidaknya berita itu. Dan kalau dishare apa berguna atau tidak,” pungkasnya. (ziz)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here