Pelantikan Serta Serah Terima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Malang Tertutup.

0
11
Fuad Fauzi, Kabag Humas Pemkab Malang

KABUPATEN MALANG  |  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tetap melakukan pelantikan serta serah terima jabatan pada eselon 2 pada Jumat (23/8), yang nota bene mutasi yang dilakukan pada akhir bulan Mei lalu banyak alami permasalahan. Apalagi diantara eselon 2 yang di mutasi, waktu itu merupakan hasil Panitia Seleksi (Pansel) yang dilakukan Pemkab Malang.

Pada awak media, Fuad Fauzi, Kabag Humas Pemkab Malang, menjelaskan pelantikan yang dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Drs. H.M. Sanusi MM, masih tetap sama seperti hasil bulan Mei lalu sebanyak 13 orang. Kegiatan pelantikan saat ini sudah dapat Surat Keputusan (SK) dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dengan no: B-2314/KAN/7/2019 tertanggal 23 Juli 2019. “Orangnya masih sama seperti hasil pelantikan tanggal 31 mei 2019 lalu,” terang, Fuad, Jumat (23/8)

Terkait pelaksanaan yang tertutup yang berlokasi diruang rapat Anusopati, semakin menambah imit kurang baik yang ada di publik. Namun hal itu ditepis oleh Kabag Humas kegiatan itu tidak tertutup, karena lokasi yang tidak memungkinkan sehingga media tidak boleh masuk ruangan untuk melakukan peliputan.

“Sekali lagi saya katakan tidak tertutup tapi karena ruangan sempit, jadi mohon maaf kalau memang kegiatan itu kurang berkenan  pada media,” kata, Fuad.

Sementara itu menurut, Achmad kusaeri, koordinator pekerja Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Prodesa mengutarakan kegiatan yang dilakukan oleh Pemkab Malang itu, sangat tidak baik untuk publik karena sebuah mutasi uabatan itu bersifat umum dan terbuka. “Tujuannya adalah agar masyarakat tahu saat ini siapa yang menduduki jabatan pada sebuah dinas tersebut,” ujarnya.

Sudah proses pelantikan yang dilakukan bulan mei lalu menuai masalah, ditambah dengan pelaksanaan pelantikan ulang bersifat tertutup. “Hal itu terkesan menambah permasalah yang muncul dilingkungan Pemkab Malang,” urai, Kusaeri.

Kusaeri, juga menambahkan jika memang pelantikan ulang yang dilakukan oleh Plt. Bupati sudah resmi karena sudah ada Rekomendasi KASN, kenapa dilakukan secara tertutup. “Saya sangat menyanyangkan apa yang telah dilakukan oleh Plt. Bupati Sanusi,” tegasnya.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here