BNN Kabupaten Malang Ringkus Pengedar Ganja Sonotengah

0
19
Tersangka, MS (20) warga Dusun Sonotengah Desa Kebonagung kec. Pakisaji, didampingi Kepala BNN Kabupaten Malang saat Jumpa Pers

KABUPATEN MALANG  |  Badan Narkotika Nasional (BNN) kab. Malang pada hari Rabu (4/9) sekitar pukul 13.30 wib, telah menangkap MS (20) warga Dusun Sonotengah Desa Kebonagung kec. Pakisaji. Dari tangan tersangka BNN menyita ganja kering seberat 2 kilogram dan 1 unit kendaraan roda 4.

Penangkapan MS berdasarkan informasi dari masyarakat kalau diwilayah kab. Malang, akan ada pengiriman narkotika jenis ganja yang dilakukan warga desa Kebonagung. “Atas dasar informasi tersebut petugas gabungan melakukan penyelidikan selama 3 hari dan berhasil ungkap kasus pengiriman ganja kering tersebut,” terang, Letkol. Laut (PM) Agus Musrichin, kepala BNN kab. Malang, Jumat (6/9)

Selama tiga hari itu petugas gabungan mematangkan informasi, karena pengiriman dilakukan dengan menggunakan media jasa pengiriman paket. Ganja kering itu didatangkan dari kota Medan, yang dibungkus dengan celana dengan kemasan seberat @ 1/5 kg sebanyak bungkus.

“Dari tangan tersangka dapat kami sita berupa 2 kg ganja kering, 1unit handphone, 1 kartu identitas dan 1 unit kendaraan roda 4,” kata, Agus.

Tersangka kaki sergap saat dijalan raya, lanjut Agus, sekitar wilayah Kebonagung sekitar pukul 13 30 wib, namun sebelumnya petugas selama sekitar 30 menit membuntuti untuk memastikan sesuai informasi yang diterima. Tetapi begitu diyakini cocok baik tersangka maupun kendaraan yang digunakan, petugas langsung melakukan penyergapan. “Petugas langsung melakukan penggeledahan pada kendaraan dan hasilnya didapat 2 kg ganja kering,” tambahnya.

Pembelian ganja kering yang dilakukan tersangka dilakukan secara online, sedangkan pengirimannya melalui jasa paket yang berisi pakaian. Seperti yang dilakukan MS saat menerima paketan 2 kg ganja kering yang dipesannya, dengan cara dibungkus celana jeans guna mengelabui petugas.

Kepala BNN kab. Malang juga berpesan pada masyarakat kab malang khususnya, agar jangan sampai memberikan alamat pada orang yang baru dikenal atau orang yang meminjam alamat untuk menerima jasa paketan. “Karena untuk menyamarkan pengiriman pengedar itu,menyamarkan alamt penerima dengan meminjam alamat orang lain, maka berhati-hatilah,” tegas, Agus.

Atas tindakan yang dilakukan MS akan dijerat dengan hukuman seumur hidup atau hukuman penjara paling lama pendek 5 tahun dan paling lama 20 tahun berdasar pasal 111 ayat 2 UU 35 tahun 2009.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here