PT CS2 Pola Sehat Pasuruan Hentikan Produksi Hormati Kemauan Warga

0
12
Proses limbah di pabrik PT CS2 Pola Sehat, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, yang sesuai standar baku mutu. (Foto : aziz))

PASURUAN  |  Aksi unjuk rasa warga Desa Beujeng, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, yang memblokir akses jalan raya Bangil – Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada tanggal 7 Oktober 2019 terkait isu limbah pabrik, dimana salah satu poinnya meminta Pabrik PT CS2 Pola Sehat, untuk menghentikan sementara pembuangan limbah cair ke sungai Wangi, disetujui.

Terkait aksi saat ini pihak manajemen CS2 telah menjalankan kesepakatan tersebut. Memasuki hari ketiga penghentian operasional pabrik, sejumlah warga, aparat desa, kepolisian dan perwakilan pabrik meninjau lokasi yang dikomplain oleh warga pengunjuk rasa. Berdasarkan fakta di lapangan terlihat bahwa air sungai masih berwarna hitam dan mengeluarkan bau tidak sedap.

“Saya dan sejumlah warga berinisiatif untuk melihat seperti apa kondisi sungai yang selama ini diprotes setelah PT CS2 Pola Sehat menghentikan kegiatan produksinya. Karena otomatis pasti tidak ada kegiatan pembuangan olahan limbah ke sungai. Ternyata kondisi sungai tidak berubah, tetap keruh dan berbau. Kami jadi meragukan tuduhan yang selama ini ditujukan kepada PT CS2 Pola Sehat,” ujar Rochman, warga Kemirisewu, saat melihat langsung kondisi sungai Wangi, Sabtu (12/10).

Tuduhan pencemaran lingkungan terhadap PT CS2 Pola Sehat telah berkali-kali dibantah oleh Manajemen PT CS2 Pola Sehat dengan pembuktian data yang sahih berdasarkan hasil audit yang dilakukan setiap bulan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan.

Dokumen hasil audit tersebut telah dipaparkan ke sejumlah media pada tanggal 19 September 2019 di Pabrik PT CS2 Pola Sehat, Pandaan.

Bahkan pihak CS2 Pola Sehat sudah mengajak sejumlah awak media lokal Pandaan maupun Surabaya untuk melihat langsung bagaimana proses pengolahan limbah cair melalui Waste Water Treatment Plant (WWTP) yang dimiliki oleh PT CS2 Pola Sehat.

“Kami menunjukkan secara terbuka dan tidak ada yang ditutupi. Rekan-rekan media dan juga unsur Muspika pada saat itu dapat melihat bahwa hasil olahan limbah cair PT CS2 Pola Sehat sebelum dibuang ke sungai, jernih dan tidak berbau sama sekali. Bahkan rekan-rekan media juga melihat bagaimana ikan-ikan yang diletakkan dalam bak kontrol tetap dalam kondisi baik,” ujar Harianus Zebua, Head Of Corporate and Marketing OT Group.

Warga sekitar pabrik yakni Desa Kemirisewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, tak keluhkan adanya limbah. Karena mereka tahu proses olahan limbah seusai standar.“Di depan pabrik, ada sejumlah warga yang membuka usaha kantin, dan mereka tidak pernah komplain, adanya bau misalnya, dengan aliran olahan limbah cair yang keluar dari Pabrik PT CS2 Pola Sehat,” tandasnya.

Saat ini akibat kesepakatan tersebut, ratusan pekerja pabrik PT CS2 Pola Sehat terpaksa dirumahkan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. Hal ini tentu berdampak bagi penghasilan mereka.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini, karena hal ini sudah berulang kali terjadi, dan pihak manajemen pabrik telah membantah dan menunjukkan bukti-bukti akurat dan sah secara hukum. Kami para pekerja pabrik terkena dampak, kami kehilangan penghasilan entah sampai kapan. Kami sangat berharap pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk memperhatikan nasib kami, karena kami juga warga yang berhak untuk mencari nafkah bagi keluarga. Mohon keadilan ditegakkan,” keluh Santy, salah satu pekerja pabrik PT CS2 Pola Sehat yang terpaksa dirumahkan sementara akibat penghentian operasional pabrik.

Pihaknya kuatir jika pabrik terus menurus mendapat tekanan dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.” Pabrik akan hengkang dari kabupaten Pasuruan. Bagaimana dengan nasib kami dan keluarga nanti?,” sambungnya.

Pabrik CS2 Pola Sehat telah beroperasi sejak tahun 2011 di Pandaan. Sejak awal beroperasi, Pabrik PT CS2 Pola Sehat berusaha untuk menjalin hubungan yang baik dan memberikan perhatian terhadap warga masyarakat di sekitar pabrik.

Beberapa aktivitas sosial yang dilakukan oleh pabrik CS2 Pola Sehat diantaranya pemberian beasiswa kepada anak dari warga yang kurang mampu, sumbangan hewan kurban pada perayaan Idul Adha, dan pembuatan sumur untuk memenuhi kebutuhan warga akan air bersih.

“Kami sangat berharap agar pemerintah Kabupaten Pasuruan dapat membantu mengatasi permasalahan ini, karena keberadaan Pabrik PT CS2 Pola Sehat telah berkontribusi bagi perekonomian daerah dan membantu warga sekitar,” tutup Harianus. (ziz)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here