Rusunawa ASN Pemkab Malang Tunggu Menteri Baru

0
11
Rusunawa ASN Pemkab Malang

KABUPATEN MALANG  |  Meski pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Malang sudah selesai, bahkan saat ini sebanyak 37 ASN yang sudah menempati. Namun penyerahan dari Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), belum dilakukan karena harus menunggu menteri yang baru.

Kepada awak media, DR. Ir. Wahyu Hidayat MM, kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) kab. Malang menjelaskan, saat ini pihak Pemkab Malang sedang menunggu proses serah terima Rusunawa ASN dari Kementrian PUPR. “Pihak Kementrian PUPR kita undang tanggal 23 besok, tapi tidak bisa, karena ada pergantian kabinet, sehingga harus menunggu Mentri yang baru,”terang, Wahyu, Senin (21/10).

Jika perencanaan lancar dan penjadwalan terhadap menteri baru, serah terima bisa dilakukan bulan depan (November-red). Demikian juga dengan berapa besaran harga sewanya setiap rumah, yang menentukan nanti adalah kementerian. Perlu diketahui jumlah rumah yang ada sebanyak 50 unit, didalamnya sudah terpenuhi swluruh mebeler yang dibutuhkan.

“Kalau dari persiapan sana (Kementrian PUPR-red) sudah dicek, tidak ada masalah. Intinya kemarin saya ke Jakarta, bahkan saat ini rumah itu sudah ditempati untuk launching menyusul kemudian,”kata, Wahyu.

Memang saat ini sudah ada 37 orang ASN yang mengajukan permohonan sewa, setelah dilakukan penyerahan 37 orang itu akan dikumpulkan dan diberi penjelasan besaran sewanya. “Karena bangunan tersebut butuh perawatan berkala, maka uang yang terkumpul dari penyewaan itu nanti akan dipakai perawatan,” urai, Wahyu.

Pembangunan Rusun ASN dibangun pada awal tahun lalu. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Malang DR.H.Rendra Kresna, Kamis (8/2/2018). Menurut Rendra, dengan anggaran Rp 25 M dari Kementrian PUPR, pembangunan Rusun ASN bertujuan untuk memfasilitasi ASN yang tempat tinggalnya jauh atau belum mempunyai rumah. “Ini untuk menunjang kinerja para ASN, dengan menyewa disini, tidak ada lagi alasan terlambat, karena Rusun ASN satu komplek dengan block office,”tandas Rendra sewaktu melakukan peletakan batu pertama Rusun ASN.(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here