RSUD Lawang Coba Jadi Rumah Sakit Pilihan Masyarakat

0
8
Bupati Malang, HM. Sanusi, MM dan direktur RSUd Lawang saat tekan sirene soft lounching

KABUPATEN MALANG  |  Guna menuju sebagai Rumah Sakit rujukan masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lawang merubah visi yang ada. Dimana visi sekarang menjadi Rumah Sakit yang unggul, modern dan terpercaya pilihan masyarakat. Disamping itu RSUD Lawang juga merubah logo lama berubah Gerbang Emas menjadi logo melenial.

Demikian juga misinya ada tiga yang harus dilakukan oleh semua, staf tenaga medis dan dokter yang ada di RSUD Lawang yaitu: memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas cepat dan tepat dengan ketulusan hati,

Mengembangkan sumber daya manusia yang profesional dan meningkatkan sarana prasarana yang berteknologi modern tepat guna serta ramah lingkungan, menyelenggarakan tata kelola rumah sakit yg berintegritas utk meningkatkan kesejahteraan bersama. “Hal itu sesuai dengan motto kami yaitu melayani dgn kasih (komitmen amanah senyum inovatif holistik),”terang, drg. Arbani Mukti Wibowo, Sabtu (23/11)

Perubahan visi, misi, logo dan motto karena pengaruh isu strategis, dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang kedokteran. Serta tuntutan masyarakat akan layanan kesehatan yang bermutu dan bervareasi.

“Disamping itu juga sebagai persiapan layanan yang lebih baik dalam menunjang program KEK, tetapi yang paling utama adalah persaingan dalam bidang layanan kesehatan dengan pihak lain,” kata, Arbani.

Sebagai langka awal, lanjut Arbani, RSUD Lawang sekarang membuka Poli Eksekutif sebagai jawaban tantangan pasar, guna melayani masyarakat yang tidak menggunakan BPJS yang begitu banyak. Dimana pelayanan yang disajikan berupa fertilitas, vagino plasty, kecantikan wajah, kecantikan gigi dan lainya. “Dengan melakukan pelayanan hal tersebut sebagai penambahan pendapatan RSUD lawang karena pasien umum non BPJS,” paparnya.

Sementara itu dalam sambutan soft lounching, Drs. H.M. Sanusi MM. Berharap dengan bergantinya logo, visi, misi pelayanan yang dilakukan semakin baik yang mengarah pada kemajuan, apalagi kalau seluruh staf RSUD Lawang mengutamakan Senyum, Sapa, Salam (3S).

Diharapkan kedepan kesehatan dikab malang ada data base bagi orang sakit sehingga bisa tahu secara total…bisa yang gak bisa bayar, yang bayar berapa, tak mampu brp sehingga bisa ditangani oleh pemkab. “Apalagi memiliki standar minimal pasien rawat inap 3 hari sudah boleh pulang karena sembuh ditambah biaya murah pasti masyarakat sekitar berobat ke RSUD Lawang semua,” ungkap, Sanusi, dalam sambutanya.

Disamping itu bupati juga berpesan pada Direktur dan seluruh tenaga yang ada, agar visi misi yang telah di canangkan itu jangan hanya sebagai Jargon saja tetapi harus benar-benar di implementasikan dalam bekerja. “Bekerja mengacu pada visi misi ditambah 3S, pasien yang ada akan senang menjalani perawatan dan dipastikan akan cepat sembuh,” tutup, Sanusi.

Perlu diketahui dalam acara soft lounching tersebut pihak RSUD, juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebanyak 25 orang dari tenaga honorer menjadi tenaga tetap atau staf. Jumlah tenaga yang ada di RSUD Lawang sebanyak 335 orang, yang berstatus PNS sebanyak 100 orang dan sisanya merupakan tenaga kontrak (honorer).(*)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here