Beranda Jawa Timur Pasuruan Aminurokhman: Lima Masalah Serius Harus Segera Diselesaikan

Aminurokhman: Lima Masalah Serius Harus Segera Diselesaikan

0
6
Anggota DPR RI, H.Aminurokhman saat pemaparan di acara Sosialisasi Konsensus Kebangsaan, di Palm Resto, Kota Pasuruan, Sabtu (30/11/2019) siang. (Foto : aziz)

PASURUAN  |  Untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa ada lima gejala yang harus diselesaikan. Gejala yang merupakan hipotesa tersebut adalah Tuntutan untuk memisahkan diri dari NKRI; maraknya gerakan radikalisme dan teorisme dengan ideologi lain, Ide tentang “Pancasila/NKRI Bersyari’ah”; dan munculnya tindakan intoleran.

Hal itu disampaikan oleh Aminurokhman, anggota DPR/MPR RI Fraksi Partai NasDem saat menyampaikan materi Sosialisasi Empat Pilar Kabangsaan di Palm Resto, Kota Pasuruan, Sabtu, (30/11/2019) siang.

Bahkan mantan Walikota Pasuruan dua periode yang akrab disapa Amin (HAM) membeberkan hipotesanya dihadapan 150 peserta yang berasal dari berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, Indonesia hari ini dan akan datang dihadapkan pada sejumlah tantangan yang cukup serius untuk segera diselesaikan.” Ini serius, karena menyangkut eksistensi Indonesia sebagai sebuah bangsa dan negara,” papar dia, saat sambutan.

Kata Aminurokhan, berdasarkan gejala yang berkembang di masyarakat, setidaknya ada lima masalah yang menuntut segera diselesaikan.

“Pertama, tuntutan untuk memisahkan diri dari konsep NKRI, seperti yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua dan Papua Barat. Kedua, maraknya gerakan radikalisme dan terorisme yang mengusung ideologi kanan (khilafah) dan ideologi kiri (komunis). Ketiga, munculnya gerakan makar untuk mendistorsi keabsahan sebuah proses demokrasi. Keempat, propaganda massif tentang “Pancasila Bersyari’ah” yang digaungkan oleh sejumlah ormas. Kelima, munculnya tindakan-tindakan intoleran dan saling curiga sesama anak bangsa yang dilakukan oleh kelompok tertentu untuk tujuan “penyeragaman,” beber dia.

Sosialisasi empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) adalah salah satu cara untuk memperkuat komitmen nasionalisme bagi seluruh warga Indonesia agar lebih mencintai negaranya dan bangsanya. Anggota DPR/MPR RI hanya satu di antara sekian banyak kelompok masyarakat dan stake holder yang secara formal mengemban tugas untuk melakukan sosialisasi konsensus kebangsaan.

“Seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung-jawab yang sama untuk memperkuat komitmen kebangsaan. Masyarakat yang kuat adalah masyarakat yang memiliki imunitas untuk tidak gampang terpengaruh dengan paham-paham lain yang akan merongrong eksistensi Indonesia sebagai bangsa dan Negara,” terang Aminurokhman, yang juga Sekretaris DPW Partai NasDem Jawa Timur.

Empat Pilar Kebangsaan, lanjut dia, merupakan solusi untuk menangkal beragam paham dan tindakan yang mengancam eksistensi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. (ziz)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here