Kapolda Sebut Kendaraan Truk Trailer Dipaksakan Jalan

0
8
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan memberikan keterangan kepada awak media di lokasi kecelakaan karambol yang tewaskan tujuh pengguna jalan di Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Selasa (24/12/2019), siang. (Foto : Aziz)

PASURUAN   |  Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, bersama rombongan meninjau langsung lokasi kecelakaan di Jalan Raya Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten, Selasa (24/12/2019) siang. Orang nomor satu di jajaran Polda Jatim ini, mendapat penjelasan langsung dari Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan.

Penjelasan tersebut disampaikan terkait kecelakaan kerambol yang terjadi pada Minggu (22/12/2019) siang. Mulai dari dugaan rem blong truk trailer Nopol S 9066 UU yang disopiri Slamet Zuhdi (49) warga Baron Timur, Kabupaten Nganjuk. Dari insiden itu, truk bermuatan alat berat eksavator yang lepas menabrak 3 minibus dan kendaraan roda dua.

Akibat peristiwa itu, 7 orang meregang nyawa dan 5 lainnya mengalami luka-luka. Atas peristiwa kecelakaan itu, pengemudi truk trailer yang tabrak tiga mobil dan sebuah motor telah ditetapkan tersangka.“Sementara ini Saudara S sudah kami tetapkan tersangka. Dalam tahap pemeriksaan,” ungkap Kapolda, pada awak media di lokasi.

Luki menyebut, kendaraan tersebut bukan peruntukannya. Karena truk trailer tersebut mengangkut beban yang melebihi tonase yang telah ditentukan.”Pemakaian kendaraan truk trailer ini, terlalu dipaksakan. Dari tim penyidik sudah mulai mengarah pada kendaraan ini saat dinaikkan bagaimana prosesnya,” tegas Kapolda.

Kunjungan ke lokasi, pihaknya juga sengaja mengajak lima pilar di antaranya Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, untuk memperoleh keterangan dari pengemudi asal Nganjuk itu. Sekaligus meneliti kelaikan kendaraan truk trailer itu. Pihaknya juga memiliki keyakinan, bahwa kondisi kendaraan truk trailer yang disopiri Slamet tak laik jalan. (ziz)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here