70 Penyuluh Agama Islam Se-Kota Cilegon Ikuti Kegiatan Penguatan Moderasi Beragama

  • Whatsapp
banner 728x90

CILEGON-Sebanyak 70 Penyuluh Agama Isla Se-Kota Cilegon ikuti kegiatan Penguatan Moderasi Beragama Bagi Penyuluh Agama Islam di Lingkungan Kankemenag di Jl. Sukabumi II Kav. Blok i Kelurahan Ciwedus Kecamatan Cilegon Kota Cilegon. Rabu, 22/6/2022

Hadir dalam acara pembukaan Kasi Bimas Islam H. Soleh Gunawan, Narasumber dari MUI H. Isomudin. Kegiatan dilaksanakan full day dengan materi : pre tes, visi dan misi Kemenag, Arah Kebijakan Moderasi Beragama, Konsep Moderasi Beragama, Peta Bukan Teritori, Tangga Kesimpulan, Tiga Suara Tiga Keterbukaan, Analisa Sosial dengan Konsep Gunung Es, Bedah Kata Kunci Moderasi Beragama, Wawasan Kebangsaan dan Jati Diri Kemenag, post Test.

Read More

Dalam amanah pembukaan Kepala Kankemenag Kota Cilegon H. Lukmanul Hakim mengajak kepada seluruh peserta kegiatan katanya: “Marilah kita sebagai penyuluh agama Islam ambil bagian dengan bertanggungjawab penuh dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan selalu meningkatkan keimanan dan hidup saling bertoleransi baik antar umat beragama maupun intern umat beragama,” katanya.

Menurutnya, tugas penyuluh harus tetap disyukuri sebagai tugas mulia dari Allah dalam syiar Islam.

“Penyuluh Agama Islam harus bisa memajukan umat beragama, menjunjung tinggi keadaban mulia, menghormati hakikat martabat kemanusiaan, memperkuat nilai moderat, mewujudkan perdamaian, menghargai kemajemukan, menaati komitmen berbangsa,” tambahnya.

Di ruang kerjanya Kasi Bimas Islam Kankemenag Kota Cilegon H. Soleh Gunawan memiliki harapan besar agar pesan moderasi dapat sampai ke masyarakat. “Penyuluh harus dapat menyampaikan pesan-pesan terkait program-program rencana RPJMN 2020-2024 dengan terfokus moderasi beragama sebagai target”. ujar Kasi

Bimas Islam menambahkan. Kegiatan ditutup dengan do’a oleh H. Nikmatulah dari Penyuluh Agama Islam KUA Pulomerak. Selamat mengikuti kegiatan dengan sukses.

(Budi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.