Cilegon,- Matamedia.co.id,- Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon, TB Rizki Andika, menyampaikan kritik keras terhadap sikap Forkopimda Kota Cilegon yang dinilai tidak menunjukkan ketegasan dan keberanian politik dalam menyikapi persoalan PT Vopak yang hingga kini terus menuai keresahan publik.
TB Rizki Andika menegaskan bahwa berbagai informasi dan fakta yang berkembang di masyarakat jelas mengindikasikan adanya dugaan unsur pidana yang seharusnya sudah cukup menjadi dasar bagi Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap PT Vopak dan pihak-pihak terkait.
“Reskrim Polres Cilegon harus segera bertindak. Tidak boleh ada kesan pembiaran. Ketika dugaan pelanggaran hukum dibiarkan tanpa proses, maka wajar jika publik mencurigai adanya relasi tidak sehat antara aparat dan korporasi,” tegas TB Rizki Andika.
HMI Cabang Cilegon secara terbuka menyayangkan sikap Wali Kota Cilegon dan Kapolres Kota Cilegon yang dinilai tidak menunjukkan langkah tegas, bahkan terkesan beralih fungsi menjadi humas PT Vopak, dengan lebih banyak menyampaikan pembelaan ketimbang memastikan penegakan hukum berjalan secara transparan dan berkeadilan.
“Kami sangat menyayangkan ketika pejabat publik yang seharusnya berdiri di atas kepentingan rakyat justru terlihat sibuk meredam isu dan membangun narasi pembelaan perusahaan. Ini bukan tugas Wali Kota maupun Kapolres. Negara tidak boleh tunduk pada kepentingan korporasi,” lanjutnya.
TB Rizki Andika menegaskan bahwa sikap pasif dan komunikasi sepihak dari pemerintah daerah serta aparat penegak hukum telah memunculkan kecurigaan publik yang semakin luas. Hingga saat ini, persoalan kandungan gas kimia PT Vopak dan pihak-pihak terkait masih cenderung tertutup, tanpa penjelasan terbuka yang dapat diuji secara ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Ketertutupan ini berbahaya. Ketika menyangkut keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat, tidak boleh ada informasi yang ditutup-tutupi. Transparansi adalah kewajiban, bukan pilihan,” ujarnya.
HMI Cabang Cilegon menegaskan bahwa Forkopimda jangan bermain mata dan jangan saling melindungi. Ketika negara absen dalam menegakkan hukum, maka yang tercederai bukan hanya keadilan, tetapi juga kepercayaan publik terhadap institusi negara.
“Kami ingatkan, jangan uji kesabaran publik dan mahasiswa. Jika penegakan hukum terus diabaikan dan transparansi tetap ditutup, HMI Cabang Cilegon siap mengonsolidasikan gerakan mahasiswa dan masyarakat untuk menuntut keadilan dan keselamatan rakyat Cilegon,” tutup TB Rizki Andika.









