CILEGON,- Matamedia.co.id,- Diguyur hujan lebat selama beberapa jam, sejumlah titik di Jalan Lingkar Selatan kota Cilegon terendam banjir.
Banyak pengendara sepeda motor terjebak di jalan tersebut karena mogok. Kondisi semakin memburuk dengan perbaikan jalan yang sedang berlangsung dan minimnya pengaturan lalu lintas, memaksa para pengendara untuk lebih berhati-hati.
Warga Ciwandan, Wawan, menyatakan bahwa dia tidak berani melintas karena melihat banyak pengendara sepeda motor mogok. “Kami melihat jalan terendam air, kami tak berani melintas. Kami khawatir sepeda motor kami mogok, jadi kami memutuskan untuk putar balik,” ujarnya. Sabtu, 25/11/2023.
Kondisi jalan semakin rumit dengan adanya jalur contraflow, di mana arus lalu lintas berlawanan dengan jalur sekitarnya, karena adanya pekerjaan perbaikan di Jalan Lingkar Selatan tersebut.
Pengendara lain mengkritik kurangnya koordinasi tim penanganan lalu lintas. “Di mana tim penanganan lalu lintas ini? Batas dan rambu tidak terlihat, ini bisa membahayakan pengendara yang melintas dengan arah yang berlawanan,” ungkap seorang pengendara.
Dalam kondisi jalan tersebut, para pengendara sepeda motor harus menghadapi tantangan ekstra untuk menjaga kendaraan mereka tetap berjalan. Kekhawatiran akan mogok di tengah genangan air dan kondisi jalan yang tidak merata menjadi penghalang utama.
Selain itu, minimnya tanda pengamanan dan pengaturan lalu lintas membuat para pengendara merasa tidak aman. Ketidakpastian mengenai arah yang benar untuk melintas dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan ini.
“Koordinasi yang lebih baik antara tim penanganan lalu lintas dan pihak terkait diperlukan untuk mengatasi masalah ini dan meningkatkan keselamatan bagi para pengendara di yang melintas di jalan lingkar selatan ini.” Pungkasnya.