Wafatnya Istri Terakhir Bung Karno : Heldy Djafar

  • Whatsapp

Istri terakhir Presiden pertama RI Sukarno, Heldy Djafar meninggal dunia, Senin (11/10). Heldy meninggal pada usia 74 tahun.
Kabar meninggal Heldy diungkapkan oleh mantan Menpora Roy Suryo. Melalui akun twitternya @KMRTRoySuryo2, menulis: Telah wafat Istri ke-9 Bung Karno hari ini, Heldy Djafar (Lahir 11 Juni 1947) dalam Usia 74th.”

Roy mengatakan, banyak masyarakat yang mungkin belum mengetahui tentang sosok Heldy.

“Mungkin tdk banyak yg tahu bahwa Proklamator / Presiden RI pertama kita tsb memiliki 9 Istri yg syah. Belum lagi yg “terlupakan” Sejarah.JAS MERAH,” tulis Roy.

Penyebab Wafatnya Heldy Djafar

Menurut Roy, almarhumah Heldy disemayamkan di Rumah duka di wilayah Tangerang Selatan.

Sementara, mengutip Detik.com, Anak kelima almarhumah Heldy Djafar, Gusti Firmansyah Noor, mengatakan almarhum Heldy menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat Minggu (10/10).

“Almarhum meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada pukul 22.02 WIB,” kata Gusti.

Gusti mengatakan Heldy Djafar meninggal usai menjalani perawatan kanker dan gagal ginjal. Almarhumah Heldy diketahui mengalami kanker stadium keempat.

“Penyakit awalnya kanker serviks ya tapi ternyata ada gagal ginjal juga. Setelah gagal ginjal itu dia difokuskan untuk memperbaiki ginjalnya dulu akhirnya setelah memperbaiki ginjal nggak berapa lama ternyata kanker serviksnya itu lanjut ke stadium empat,” ujar Gusti.

Gusti mengatakan Heldy sempat merasakan sesak nafas. Setelah diperiksa, ternyata ada cairan di paru-paru almarhum Heldy.

“Akhirnya ke kanker tulang sama ke paru-paru. Nah di situ dia baru mulai merasakan sesak nafas di situ akhirnya di CT scan akhirnya ada cairan di paru-paru,” ucap Gusti.

Gusti mengatakan Heldy telah menjalani proses cuci darah. Namun, kanker di tubuhnya telah menyebar.

“Itu pas lagi dari memperbaiki ginjal itu kan dia ada cuci darah, itu udah ada perbaikan sih, udah ada perbaikan tapi ternyata karena ada kankernya itu awalnya kanker serviks yang sementara dipinggirkan karena kan kalau kanker serviks itu dia harus radiasi,” ujar Gusti.

“Radiasi perlu staminanya harus prima. Jadi karena gagal ginjalnya itu dia harus memperbaiki itu dulu. Jadi proses memperbaiki itu kan namanya kanker kita gatau ya ternyata udah menyebar,” sambungnya.

Gusti menjelaskan almarhumah Heldy Djafar Noor meninggalkan enam anak, 10 cucu dan dua cicit.

“Almarhum meninggalkan enam anak, sepuluh cucu dan dua cicit,” jelas Gusti.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *