Sawahlunto,- Matamedia.co.id,- Forum Komunikasi Penggerak Kemajuan Ranah Rantau Silungkang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat kampung halaman melalui penyelenggaraan pelatihan komprehensif bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat: Membangun Keluarga Tangguh, Pola Pikir Maju, Ekonomi Mandiri, dan Komunikasi Efektif”.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 1 hingga 4 Juni 2026 itu digelar secara bergilir di berbagai desa di wilayah Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto. Program ini menghadirkan berbagai materi strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dari berbagai aspek.
Sebagai bentuk komitmen menghadirkan ilmu dan pengalaman yang relevan dengan perkembangan zaman, panitia secara khusus mendatangkan narasumber berkompeten dari Jakarta, yakni drh. Yuniarti atau yang lebih dikenal sebagai Tek Noeni, seorang pengusaha rendang sukses dengan merek dagang Tek Noeni. Selain itu, kegiatan juga menghadirkan narasumber lokal, Mahat Marirani, S.S., yang merupakan tenaga pendidik di SMP-SDI Silungkang.
Seluruh pelaksanaan kegiatan, mulai dari biaya perjalanan narasumber, konsumsi peserta, hingga perlengkapan pelatihan, dibiayai sepenuhnya melalui sumbangan sukarela anggota forum dan para dermawan yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan Silungkang.
Pelatihan yang diberikan mencakup empat materi utama yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Materi pertama adalah Parenting atau Pola Asuh Anak Modern. Dalam sesi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya membangun komunikasi positif dalam keluarga, mengenali karakter dan potensi anak, serta menciptakan lingkungan rumah yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Para orang tua diajak memahami pendekatan pengasuhan yang lebih sesuai dengan perkembangan psikologis anak di era modern.
Materi kedua mengangkat tema Perubahan Mindset atau Pola Pikir Maju. Narasumber mendorong peserta untuk memiliki pola pikir terbuka, optimistis, dan berorientasi pada solusi. Masyarakat diajak meninggalkan pola pikir yang pasif dan bergantung pada bantuan pihak lain, serta mulai melihat berbagai peluang yang tersedia di sekitar mereka untuk meningkatkan kualitas hidup.
Pada sesi Pengembangan UMKM dan Ekonomi Kreatif, peserta mendapatkan pengetahuan tentang cara mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Materi mencakup peningkatan kualitas produk, strategi pengemasan, pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk daerah.
Sementara itu, sesi Public Speaking atau Kemampuan Berbicara di Depan Umum menjadi pelengkap yang sangat bermanfaat, terutama bagi generasi muda, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat. Peserta dibekali teknik komunikasi efektif, penguasaan panggung, penyusunan pesan yang menarik, serta cara mengatasi rasa gugup saat berbicara di hadapan publik.
Ketua Umum Forum Komunikasi Penggerak Kemajuan Ranah Rantau Silungkang, Ferdinal, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata rasa cinta dan tanggung jawab para perantau terhadap kampung halaman.
“Kami ingin memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat Silungkang. Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat memperoleh pengetahuan dan motivasi untuk terus berkembang serta mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki,” ujar Ferdinal.
Ia menambahkan bahwa forum yang menghimpun perantau dan masyarakat Silungkang tersebut akan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang berdampak positif bagi kemajuan daerah.
Kegiatan pelatihan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Para peserta berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana peningkatan kapasitas masyarakat dan penguatan kolaborasi antara ranah dan rantau dalam membangun Silungkang yang lebih maju.
(Red)









